Estetika Sastra Pascamitos

:MENAMBANG TENAGA GAIB CERITA PANJI (Konsep Estetik dan Artistik Novel TANHA)

S. Jai

“MULA-MULA adalah kata. Jagad tersusun dari kata,” demikian tutur penyair Subagio Sastrowardoyo.

Kalimat itu boleh diungkap oleh yang memilih jalan hidup sebagai penyair. Namun orang lain, sah-sah saja manakala percaya dan menyakini bahwa nenek moyang segala ilmu -juga tentu saja kata- adalah mitos. Berpijak pada pendapat bahwa jauh sebelum kata-kata diperas, diperah sampai apuh beban artinya, mitos telah lebih dulu menyingkap makna sampai akarnya yang purba. Continue reading “Estetika Sastra Pascamitos”

H a n t u

S. Jai
http://ahmad-sujai.blogspot.com/

KETIKA aku datang kali pertama di dusun itu, rumahnya bobrok ditumbuhi kebun nanas yang sulit dijangkau manusia. Rimbun pohon bambu dengan ujung-ujungnya yang menyentuh tanah menggelikan aku. Bahwa ini bukan tempat yang cocok buatku. Bila malam hari lampu teplok berbinar melawan bintang atau bulan yang terhalang. Continue reading “H a n t u”

ADIKSI: Master Scene Film Dokumenter

S. Jai
http://ahmad-sujai.blogspot.com/

PENGANTAR
Skenario Film ini dimaksudkan dalam pembuatan film dokumenter, dengan menawarkan beberapa kemungkinan konsep mempertimbangkan estetika dan artistik. Utamanya, perihal INGATAN?subtansi dari film dokumenter?dan eksperimen film yang memperkuat pada nilai ?Subjektivitas, feature, dan soal hitam putihnya (benar salah secara ilmiah) tema film.? Continue reading “ADIKSI: Master Scene Film Dokumenter”

RACUN TEMBAKAU

Monolog Anton Chekov. Terjemah Jim Adhi Limas. Adaptasi S. Jai

PAK HARMAN, seorang kakek tua yang masih bersemangat hidup. Meski puluhan tahun dalam cengkeraman kuasa sang istri. Istrinya, JANAH memimpin sebuah lembaga pendidikan partikelir yang bergerak dibidangnya atas nama amal dan sosial. Selain punya rumah indekos bagi anak-anak perempuan kuliah. Continue reading “RACUN TEMBAKAU”

Bahasa »