Kidung Tanjung
Berjalan di utara, bukan hanya laut yang bergelora
Duri juga tumbuh bersama kaktus, mimpi pun
terbungkus nyeri ritus, nafas laut mendengus,
juga sekujurku yang diringkas panas, diringkus arus?
Cakrawala pun hangus,
ketika gelombang menerjang, angin berhumbalang
Bahkan rapal-mantram menjadi rangsum
ketika nelayan turun —menjemput laut
dengan senyum dan kalut; Continue reading “Sajak-Sajak Mashuri”
