Tiga Puisi Rakai Lukman

NEGERI AIR

Sungai-sungai luber, sawah-rumah tergenang. Nyanyi tangis pengungsi. Langit memeras keringat saban sore hingga pagi. Dibibir sungai tanggul tak lekas berdiri.
Negeri air. Banjir ajang wisata bencana. Meraup untung ribuan derita. Sumbangan menggunung di lumbung serupa sampah. Dompet peduli bengkak tak terbendung. Meringkuk sepi di bunker saja. Continue reading “Tiga Puisi Rakai Lukman”

LEDAKAN MATA

Bustan Basir Maras
Kedaulatan Rakyat, 1 Juli 2012

MEREKA tak pernah menduga pertemuan itu. Tiba-tiba saja dituntun tangan takdir ke sebuah taman. Tak begitu indah, namun mereka menemukan keasyikan yang paling purba. Di hadapan mereka bukit-bukit menghijau tersepuh embun. Kadang turun mendekat ke rerumputan, kabut menebal menyebabkan jarak pandang jadi terbatas. Awalnya mereka bingung. Tapi di taman itu tak seorang pun hadir kecuali mereka. Hanya berdua. Berdua di tengah shimponi perbukitan. Selebihnya, sepi. Continue reading “LEDAKAN MATA”

Bahasa »