Sunu Wasono
Di luar dugaan, Lik Mukidi sanggup begadang semalaman “hanya” untuk mendengarkan pertunjukan wayang dengan lakon “Lenga Tala”. Tak tahulah awak, apa sebab Lik Mukidi bisa sekuat itu. Mungkin karena “sajennya” cukup lengkap sehingga ia betah melek. Bagaimana tidak? Singkong apui rebus yang menjadi kesukaannya tersedia. Continue reading “LENGA TALA: BETIS DAN KUTUKAN (2)”


