Sains yang Meringkus, Manusia yang Tidak Aman

Tanggapan atas tanggapan Goenawan Mohamad

A.S. Laksana

Judul tanggapan Goenawan Mohamad, “Sains dan Masalah-Masalahnya, Sulak dan Dua Kesalahannya”, menyampaikan pesan implisit bahwa saya cocok dengan pernyataan Karl Popper ini: “Keliru adalah manusiawi.” Dan saya berbuat manusiawi sekaligus dua. Selebihnya, dari judul itu kita bisa menarik gambaran bahwa kurang lebih seperti itulah pengetahuan berkembang menurut Popper. Continue reading “Sains yang Meringkus, Manusia yang Tidak Aman”

Kritik Sastra Indonesia Mencari Kambing Hitam

Dami N. Toda

Membicarakan kritik sastra, tidak terlepas dari pengertian peran dan tujuannya terhadap karya sastra. Gayley dan Scott, misalnya menerangkan peran dan tujuan kritik sastra untuk “mencari kesalahan, memuji, menghakimi, membanding-bandingkan dan menikmati”, H.B. Jassin menerangkan tugas kritik sastra “menjembatani dan memberikan penilaian”, I.A. Richards, yang sering disebut sebagai pemula prinsip kritik sastra modern, menerangkan peran dan tujuan kritik sastra untuk “membeda-bedakan pengalaman serta memberikan penilaian sekadarnya terhadap karya sastra”. Continue reading “Kritik Sastra Indonesia Mencari Kambing Hitam”

Politik yang Bermartabat

F. Budi Hardiman *
rumahfilsafat.com

Izinkanlah saya mengutip nasihat seseorang dari lima abad silam yang paling banyak dihujat sekaligus diikuti dalam politik: Niccolo Machiavelli. ”Membunuh sesama warga, mengkhianati kawan, curang, keji, tak peduli agama,” demikian tulisnya, ”tidak dapat disebut kegagahan. Cara-cara macam ini dapat memenangkan kekuasaan, tetapi bukan kemuliaan.” Continue reading “Politik yang Bermartabat”

Bahasa »