PETI MATI

Saut Situmorang

Aku sedang tidur lelap waktu tiba-tiba suara bel pintu mengagetkanku. Pukimak! makiku, terseok-seok jalan ke pintu. Dengan kepala masih setengah tidur aku buka kunci pintu dan ternyata tak ada orang! Aku keluar dan tetap tak ada orang di situ. Bangsat! Setan alas begu ganjang mana pula ini yang berani mengganggu tidurku pagi-pagi begini! Continue reading “PETI MATI”

KOTBAH HARI MINGGU

Saut Situmorang

Hari Minggu pagi. Tak ada mendung di langit, matahari bulat penuh kemerah-merahan seperti telor matasapi tergantung di ranting pohon jambu di depan rumah. Tiga ekor burung kutilang ribut di pucuk ranting jambu yang tinggi, sementara di bawahnya di tanah ayam-ayam kampung berebutan makan jagung. Terdengar suara anak menangis dari dalam rumah. Continue reading “KOTBAH HARI MINGGU”

TIRAI

Saut Situmorang
http://boemipoetra.wordpress.com/

Peristiwa itu terjadi begitu cepat. Seekor kucing tiba-tiba saja muncul dari seberang jalan dan berlari melintas. Aku gugup dan berusaha menekan pedal rem kuat-kuat. Akibatnya sepeda motorku ‘slip’ dan menggelincir tak terkendali ke tepi jalan.

Aku lihat banyak orang berlarian ke tempat di mana badanku terkapar. Mereka lalu berkerumun di sekitarku. Segera saja lalulintas di jalan itu macet. Suara-suara klakson mobil dan sepeda motor begitu ramai, tapi tak membuat kerumunan orang di sekitarku jadi bubar. Malah semakin banyak orang yang datang berkerumun di situ. Continue reading “TIRAI”

Saut Situmorang: Lahir Seorang Besar dan Tenggelam Beratus Ribu

Asep Sambodja *
boemipoetra.wordpress.com

Ketika saya mendapat pesan singkat dari Saut Situmorang bahwa buku puisinya, otobiografi, telah terbit, saya sedang berada di kereta Taksaka menuju Yogyakarta. Dan saya memutuskan untuk segera mencari buku itu begitu sampai. Keesokan harinya, saya kesusahan mencari buku itu di Toko Buku Social Agency Kaliurang yang terkenal murah itu. Setelah lelah mencari, akhirnya saya meminta bantuan petugas untuk mencarikan di komputernya. Ternyata buku otobiografi Saut Situmorang itu diletakkan di rak buku sejarah, berdekatan dengan biografi Tan Malaka dan Pengantar Ilmu Sejarah Kuntowijoyo. Continue reading “Saut Situmorang: Lahir Seorang Besar dan Tenggelam Beratus Ribu”

Kegundahan Sastra Saut Situmorang

Saut Situmorang
Zamakhsyari Abrar – wartaone

Saut Situmorang, nama penyair ini, dalam beberapa tahun belakangan mencuat namanya dalam panggung sastra negeri ini. Lewat kritik-kritiknya yang tajam dan keras, ia menyerang Goenawan Mohamad dan kawan-kawan atas apa yang disebutnya sebagai politik sastra Teater Utan Kayu.

Bersama dengan penyair Wowok Hesti Prabowo, sastrawan yang lahir di Tebing Tinggi, Sumatra Utara, pada 29 Juni 1966, ini lalu menerbitkan jurnal Boemipoetra, sebuah jurnal yang terbit dwibulanan, wadah tempat mereka untuk menulis dan mengekspresikan tulisan untuk “menyerang” politik sastra Goenawan cs. Continue reading “Kegundahan Sastra Saut Situmorang”

Bahasa »