Tag Archives: Sigit Susanto

Sastra dan Agama

Sigit Susanto
http://www.harianhaluan.com/

“SASTRA akan meng­gan­tikan peran agama,” kata Sartre suatu kali. Pemikiran Sartre tersebut bukan saja tak beralasan. Namun ke­cen­derungannya ke arah itu sudah terbukti. Terutama pada masyarakat yang pu­nya peradaban modern, di negara-negara industri maju. Banyak anggota masyarakat yang lebih suka membaca karya sastra, ketimbang mengonsumsi buku-buku agama.

Radikalisme Gunter Grass dan Sastra Kita

Sigit Susanto *
http://oase.kompas.com

Radikalisme Grass

Menilik karya-karya peraih nobel sastra Jerman tahun 1999, Günter Grass dan sepak terjangnya, hanya terdapat satu kesan kata: radikal. Grass yang hanya sekolah sampai di usia 15 tahun, mengaku menekuni sastra secara otodidak. Usai Perang Dunia II (1948-1952), baru ia melanjutkan sekolah jurusan pahat dan grafis di Akademi Seni Düsseldorf.