Menyikapi Internet Sebagai Media Bersastra

Sihar Ramses Simatupang
sinarharapan.co.id

Pembacaan cerita pendek oleh Danarto di QB Book Store saat peluncuran Graffiti Imaji oleh Yayasan Multimedia Sastra pekan lalu adalah sebuah momen menarik buat para penulis yang selama ini cukup produktif di dalam situs internet. Terbitnya kumpulan cerita pendek?memuat 83 karya yang dipilih oleh Sapardi Djoko Damono, Yanusa Nugroho, dan Anna Siti Herdiyanti?ini menguatkan posisi karya sastra dalam dunia internet. Continue reading “Menyikapi Internet Sebagai Media Bersastra”

Melestarikan Pantun, Menjaga Tamadun Melayu

Sihar Ramses Simatupang
http://www.sinarharapan.co.id/

Menjaga kelestarian peradaban – tamadun – budaya Melayu adalah hal positif, terutama bagi penyair atau pun penulis pantun. Namun, kaidah kesusastraan Melayu harus tetap dijaga. Tujuannya, agar ?pakem? itu tak disalahpahami generasi muda pembaca buku pantun dan syair.

Hal itu diutarakan sastrawan Ahmadun Yosi Herfanda, salah satu pembicara dalam acara bedah buku syair dan pantun Bual Kedai Kopi karya duet Martha Sinaga dan Suryatati A Manan yang digelar di Hotel Mitra, Bandung, Sabtu (15/5). Ungkapan itu berkaitan dengan pembedahan setiap pantun dan syair Martha maupun Suryatati setelah dikaitkan dengan aturan dan pola dalam pantun. Continue reading “Melestarikan Pantun, Menjaga Tamadun Melayu”

Inspirasi Karyanya Lebih Panjang dari Rentang Usia

Peringatan Wafatnya Chairil Anwar

Sihar Ramses Simatupang
sinarharapan.co.id

“Makam Chairil sekarang lebih terawat. Makamnya kini lebih tua dari rentang usianya. Terlebih lagi semangat berkarya Chairil menjadi inspirasi bagi generasi setelahnya,” kata Ipur Wangsa, satu dari enam sastrawan yang pada pagi harinya sempat menziarahi makam penyair yang wafat pada 28 April 1949. Continue reading “Inspirasi Karyanya Lebih Panjang dari Rentang Usia”

Lampion Sastra: Serat “Centini” dan Sastra Erotis

Sihar Ramses Simatupang
sinarharapan.co.id

Tak ada yang pernah kuno dalam sebuah budaya. Satu lagi, serat warisan Nusantara, Centhini, telah mendampingi I La Galigo dalam pelayaran epos-epos abadi di dunia.

Serat yang aslinya bernama Suluk Tambangraras-Amongraga ini diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, ada dalam khasanah Sastra Jawa Klasik karya bersama dari Raden Sutrasna, Raden Ngabehi Yasadipura II, dan Raden Ngabehi Sastradipura. Continue reading “Lampion Sastra: Serat “Centini” dan Sastra Erotis”

Lelaki, Daerah, dan Estetika Sastra

Malam Anugerah Sayembara Novel DKJ 2006

Sihar Ramses Simatupang
sinarharapan.co.id

Tidak benar bahwa lelaki penulis tak produktif dan tak berkualitas dalam dunia kesusasteran Indonesia masa kini. Pernyataan itu secara eksplisit sempat diungkapkan Ahmad Tohari menjelang pengumuman dari Dewan Juri atas lima pemenang novel Dewan Kesenian Jakarta di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki Jakarta, Jumat (9/3). Lima pemenang lomba kali ini bahkan seluruhnya lelaki. Continue reading “Lelaki, Daerah, dan Estetika Sastra”

Bahasa ยป