Lamunan ke Brunel University, ataukah di UI?

Menjawab Siwi Dwi Saputro dan Iskandar Noe
Nurel Javissyarqi *

“Jadi, kawinlah dengan kenyataan, bukan dengan kritik.”
(“Kritik,” Jakob Sumardjo, Kumpulan Esai “Orang Baik Sulit Dicari,” Penerbit ITB: 1997).

I. Ke Brunel University, ataukah di Universitas Indonesia?

Mulanya saya baca di bagian muakhir yang ditaruh JS sendirian serupa paragraf terpencil; saya sangka kalimat dalam tanda petik tersebut semacam menyindir, namun terlambat terketahui oleh baru melihatnya di malam 17 Januari tahun ini. Continue reading “Lamunan ke Brunel University, ataukah di UI?”

PEMBENARAN DAN TAMPARAN

Sofyan RH. Zaid *
triknews.net

Jauh sebelum “Sastra(wan) Generasi Facebook” karya Maman S Mahayana (Kompas, 22/04/2017) yang menggempa(r)kan itu, saya pribadi tidak pernah share puisi di facebook. Kalau pun share puisi, pastilah puisi yang sudah dimuat media massa -baik cetak maupun online- beserta sumber dan edisi pemuatannya. Saya menjadikan dan menempatkan facebook sebagai media sosial untuk sosialisasi atau sebagai ‘tangan kedua’ setelah media massa dalam penyebaran karya. Barangkali orang-orang menganggapnya sebagai penguatan eksistensi, saya pribadi menganggapnya sebagai berikut: Continue reading “PEMBENARAN DAN TAMPARAN”