Soni Farid Maulana
Pikiran Rakyat, 23 Jan 2010
Siapakah, dengan jari-jari selembut bisikan
Mengorakkan bunga demi bunga, kuncup demi kuncup, dan pelahan
Mengangkat kita dari bawah dunia, untuk melihat cahaya pertama
Dan mendengar kokok ayam, berulang-ulang memanggil kita
Dari atas bukit? Continue reading “Mengenang Sanento Yuliman”
