Tag Archives: Sugiarta Sriwibawa

Puisi sepanjang jalan suci [SULUK PESISIRAN]

SULUK PESISIRAN
Penerjemah: Dr. Simuh, Drs. H.M. Wasyim Bilal, Drs. Mundzirin Yusuf, dan Drs. Mohammad Damami
Puitisasi: Emha Ainun Nadjib
Penerbit: Mizan, Bandung, 1989, 98 halaman
Peresensi : Sugiarta Sriwibawa
http://majalah.tempointeraktif.com/

Samudera yang luas/ Di mana tepinya/ Tentang papan tanpa tulisan/ Bunga teratai tanpa telaga/ … Lampu menyala tanpa sumbu/ Daun hijau tanpa batang/ Muazin tanpa bedug/ … Memintal sekali jadi/ Tanggal satu tapi bulan purnama/ Tuturkanlah, apa maknanya.

Di debur ombak parang tritis

Peresensi: Sugiarta Sriwibawa
http://majalah.tempointeraktif.com/
Buku: OMBAK DAN PASIR
Penulis: Nasjah Djamin
Penerbit: PT Pustaka Karya Grafika Utama, Jakarta, 1988, 342 halaman

SAMBIL menyimak roman Nasjah Djamin yang baru, Ombak dan Pasir, saya teringa akan esei Dr. Farida Soemargono dalam Archipel 1979, Le “Groupe de Yogya” 1945-1960, les voies javanaises d ‘une litterature Indonesienne, yang melihat pentingnya suara kelompok sastrawan di Yogya dalam perkembangan sastra modern Indonesia.