Umar Kayam, Sastrawan Peduli “Wong Cilik”

Gusti Grehenson
http://www.ugm.ac.id

Umar Kayam merupakan salah seorang tokoh kebudayaan dan dikenal sebagai sastrawan yang mampu secara konsisten berada dalam garis komitmennya untuk memperhatikan kehidupan ‘wong cilik’ (rakyat kecil). Hampir setiap karya novelnya mengangkat peristiwa di seputar kehidupan rakyat kecil, yang di dalam pandangannya penuh kegairahan. Continue reading “Umar Kayam, Sastrawan Peduli “Wong Cilik””

Umar Kayam dan Lebaran

Pamusuk Eneste
http://www.suarapembaruan.com/

Umar Kayam bukanlah cerpenis yang produktif. Kumpulan cerpennya yang pertama, Seribu Kunang-kunang di Manhattan (Pustaka Jaya, 1972) hanya berisi 6 cerpen. Keenam cerpen ini kemudian dimuat kembali dalam kumpulan cerpen Sri Sumarah dan Cerita Pendek Lainnya (Pustaka Jaya, 1986) bersama 4 cerpen yang lain (“Sri Sumarah”, “Bawuk”, “Musim Gugur Kembali di Connecticut”, dan “Kimono Biru buat Istri”). Continue reading “Umar Kayam dan Lebaran”

Prasmanan Untuk Romo Dick

Umar Kayam
majalah.tempointeraktif.com

TANTANGAN KEMANUSIAAN UNIVERSAL, antologi filsafat, budaya, sejarah-politik & sastra kenangan 70 tahun Dick Hartoko
Editor: Drs. G. Moedjanto, M.A., Drs. B. Rahmanto, Dr. J. Sudarminta, S.J.
Penerbit: Kanisius, 1992, 580 halaman

SALAH satu kebiasaan baik dari masyarakat cendekiawan adalah memperingati ulang tahun ke70 atau 80 dari seorang rekan yang dianggap berprestasi dalam bidang yang digelutinya, dengan menerbitkan suatu festschrift, suatu buku peringatan atau perayaan. Demikianlah Dick Hartoko, S.J., seorang romo Katolik, yang selama 37 tahun memimpin majalah kebudayaan Basis, tanggal 9 Mei lalu genap berusia 70 taun. Continue reading “Prasmanan Untuk Romo Dick”

Umar Kayam: “Saya Merasa Jadi Bagian dari Dagelan”

Umar Kayam
Pewawancara: I G.G. Maha Adi, Wicaksono, Hermien Y. Kleden,
majalah.tempointeraktif.com

Umar Kayam adalah gambar multidimensi. Dilihat sepintas, boleh jadi menarik, dipandang lama-lama, yang lebih menarik ternyata ada di bawah permukaan. Di dalam diri pria ini, yang sedang menyongsong hari jadinya yang ke-67, berpadu berlapis-lapis matra yang kualitasnya telah teruji oleh waktu, pengalaman, dan juga, mestinya, kematangan. Continue reading “Umar Kayam: “Saya Merasa Jadi Bagian dari Dagelan””

Bahasa ยป