Tag Archives: Unggul Wirawan

Novel Fantasi, Buah Coretan Pengusir Bosan

Unggul Wirawan
Suara Pembaruan, 22 Feb 2007

MENULIS sebenarnya bukan kebiasaan Ataka. Untuk mengusir bosan, bocah 15 tahun itu mencorat-coret gulungan kertas. Kini “sampah kertas” itu telah menjelma menjadi novel-novel fiksi.

Novel fiksi Ataka memang dihasilkan tanpa sengaja. Motivasinya menulis muncul begitu saja, setelah dilanda kebosanan. Bocah pemilik nama asli Ahmad Ataka Awwalur Rizky itu menulis secara otodidak. Dia mengaku menulis justru karena banyak membaca novel fiksi fantasi.