Mata Penguasa dan Tulisan Cahaya

Wahyudin*
Kompas, 28 Sep 2008

DATANG pertama kali ke Nusantara lewat Batavia pada 1841, fotografi menanggalkan status terhormatnya sebagai bentuk teknologi dan seni baru yang berkehendak melakukan demokratisasi seni di Eropa dan berkedudukan sebagai ”mata penguasa” yang tidak hanya berambisi merekam secara ilmiah kondisi alam dan geografi di Hindia Belanda, tapi juga bernafsu menjinakkan penduduk pribumi di koloni itu karena—untuk memakai pernyataan resmi pemerintah kolonial via Rudolf Mrazek dalam Engineers of Happy Land (2006: 145)—”dua mata sering tidak cukup untuk mengawasi mereka”. Baca selengkapnya “Mata Penguasa dan Tulisan Cahaya”

Si Binatang Jalang dan Sang Maestro

Wahyudin*
Kompas, 13 Mei 2007

PADA Jumat siang, 18 April 1949, ketika Chairil Anwar dikebumikan di pekuburan Karet, Affandi tengah meradang dan menerjang di hadapan sosok Si Binatang Jalang yang belum rampung tergurat di sepotong terpal becak yang meranggas di bekas sebuah garasi di kompleks Taman Siswa, Jalan Garuda 25, Jakarta. Itu sebabnya, pelukis itu absen di pemakaman penyair yang meninggal pada usia 27 tahun itu. Baca selengkapnya “Si Binatang Jalang dan Sang Maestro”