Tag Archives: Yudhi Herwibowo

Keris Kiai Setan Kober

Yudhi Herwibowo
http://suaramerdeka.com/

Dan siapa yang akan berani mengganggu lakuku? Bahkan jin-jin itu pun kuharap akan jera! – Empu Bayu Aji, masa Pajajaran 1150 M

AKU adalah gelora amarah!
Dengan bara bagai percahan matahari dan tempa bagai hujanan batu, aku mulai mengambil wujud. Laku dan mantra kemudian mengisi napasku satu demi satu. Masih kuingat jelas, walau telah ratusan tahun lewat, empu paling termasyur kala itu, menguntai bait-bait mantra dengan ambisi yang memuncak dalam relung hati. Keringatnya yang terus menetes, dan langsung pula menguap, bagai jawaban dari gejolak hati yang membuncah.

Kain Merah Pudar

Yudhi Herwibowo *
http://pawonsastra.blogspot.com/

kain merah pudar yang kausampirkan di relungku
adalah kain yang dulunya putih
tempat kita mencoreti masa lalu

kau masih saja terluka
di meja makan bundar, tempat kau dan aku bersantap
bersama anak-anakmu, anak-anakku
kau akan selalu bercerita tentang bekas luka di dahimu:

Menulis Puisi Itu Berbahaya!, bincang-bincang dengan Sosiawan Leak

Yudhi Herwibowo, Han Gagas
http://pawonsastra.blogspot.com/

Menemui Sosiawan Leak di rumahnya yang menyudut, lengang, karena agak terpencil menciptakan keintiman yang gayeng. Malam telah turun lebih sempurna, beserta Yudhi Herwibowo, saya menemui di lantai atas rumahnya yang bermotif etnik dan lapang. Sebelumnya seorang putrinya menyalami kami dengan takzim, lalu disusul anak laki-lakinya, disertai sapaan senyuman dari istri profil kita kali ini, perempuan berkerudung yang nampak habis sibuk di sebuah ruangan. Keadaan rumah yang bersih tertata rapi dengan anggota keluarga dan perilakunya yang santun lumayan menggeser persepsi awal saya tentang Mas Leak yang lebih sering nampak kusut dan kurang rapi. Begitulah Leak dimana-mana akan selalu apa adanya.