Kritik Sastra Akademis Dapat Sorotan

Yurnaldi
http://oase.kompas.com/

Pertemuan ratusan sastrawan dan pakar sastra Indonesia dalam acara bertajuk Temu Sastrawan Indonesia III di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, yang berakhir Minggu (31/10), menyorot tajam kritik sastra akademis. Karena itu, tim perumus dan kurator Temu Sastrawan Indonesia III dalam rekomendasikan menyebutkan perlunya diupayakan perkembangan kritik sastra yang memperkecil kesenjangan antara dunia akademis dengan perkembangan sastra. Continue reading “Kritik Sastra Akademis Dapat Sorotan”

Temu Sastrawan Bahas Sastra Indonesia Mutakhir

Yurnaldi
http://oase.kompas.com/

Ratusan sastrawan Indonesia, Kamis sampai Minggu (28-31/10/2010) di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, membahas sastra mutakhir Indonesia dalam acara bertajuk Temu Sastrawan Indonesia III.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang selaku Kurator dan Panitia Pelaksana, Abdul Kadir Ibrahim mengatakan, selain ceramah umum dan seminar, juga digelar malam apresiasi pentas sas tra, forum dan bazar buku, penerbitan buku antologi sastra, bengkel sastra, dan wisata budaya. Continue reading “Temu Sastrawan Bahas Sastra Indonesia Mutakhir”

Taufik Ikram Jamil, Gelar Kembara Sajak Tersebab Aku Melayu

Yurnaldi
oase.kompas.com

Sastrawan Taufik Ikram Jamil, akan membacakan sajak-sajak yang terhimpun dalam buku sajaknya yang terbaru tersebab aku melayu, di Bentara Budaya, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, hari Selasa (22/6/2010) malam. Ini merupakan tempat pertama yang dikunjunginya dalam kegiatan yang dinamakannya kembara sajak tersebab aku melayu. Beberapa tempat akan dikunjunginya di Sumatera dan Jawa dalam kegiatan serupa sampai Agustus mendatang. Continue reading “Taufik Ikram Jamil, Gelar Kembara Sajak Tersebab Aku Melayu”

Menelisik Keramik, Merangkai Sejarah

Yurnaldi
http://oase.kompas.com/

Berbagai laporan dan dokumentasi kuno menyebutkan, di perairan Indonesia yang luasnya 5,8 juta km persegi dan memiliki garis pantai terpanjang kedua di dunia (81.000 km), puluhan ribu kapal tenggelam . Kapal-kapal karam beserta muatan berharganya, dari abad ke-4 sampai dengan Perang Dunia II, tentu menjadi peninggalan budaya bawah air yang menarik dikaji. Continue reading “Menelisik Keramik, Merangkai Sejarah”

Bahasa ยป