Sutan Iwan Soekri Munaf
republika.co.id
Waktu pun berhenti di sini. Jendela masih terbuka. Angin semilir menjalar dari luar, membawa aroma daun basah bekas gerimis. Iwan masih terpaku. Pikirannya mengembara ke masa itu, ketika dia bersilang tatap dengan Tisna dari jendela ini. Gadis bermata bundar itu pun menundukkan kepalanya. Continue reading “Waktu Pun Berhenti”
