Judul Buku : Mereka yang Mati Muda, Sekali Berarti dan Sesudah itu (bukan Berarti) Mati!
Penulis : Arifin Surya Nugraha dkk
Penerbit : Bio Pustaka, Yogyakarta
Cetakan : I (Pertama) 2008
Tebal : 200 halaman
Peresensi: MG. Sungatno *
Media Indonesia, 22 Nov 2008 Continue reading “Muda Dipeluk Maut”
MENYIBAK RUH SUKSES MENULIS ANDREA HIRATA
Sutejo
Ponorogo Pos
Jawa Pos tanggal 14 Desember 2007, memuat feature yang inspirasional, yakni tentang perjalanan buku yang menjadi bestseller dari pengarang yang tidak mau disebut sastrawan. Lelaki pengarang ini dalam perjalanan akademiknya luar biasa: (a) lulus di UI dengan predikat cum laude, dan (b) S2 dari dua perguruan tinggi luar negeri yang juga cum laude. Bukan masalah pendidikannya yang luar biasa tetapi nuansa spiritualitas yang mengikat. Lelaki luar biasa ini bernama Andrea Hirata. Continue reading “MENYIBAK RUH SUKSES MENULIS ANDREA HIRATA”
JIFEST 2008: Karya Sastra Indonesia Dibaca di Mancanegara
Susianna
http://www.suarakarya-online.com/
Karya sastra Indonesia umumnya novel dan puisi ternyata sudah merambah ke berbagai mancanegara. Selain dibaca, diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa, juga penelitian untuk jenjang strata dua (S2) dan strata tiga (S3). Bahkan sebagai mata pelajaran di sekolah. Novel Pramoedya Ananta Toer pernah masuk nominasi sebagai calon pemenang hadiah Nobel yang diselenggarakan Akademi Swedia, di Stockholm, Swedia. Continue reading “JIFEST 2008: Karya Sastra Indonesia Dibaca di Mancanegara”
Masuk Komik Keluar Komik
Donny Anggoro *
kompas.com
Bukan hal baru lagi jika kita membicarakan pelbagai masalah yang menyelubungi dunia komik kita dihadapkan pada kenyataan-kenyataan yang pada umumnya menjerumuskan komik Indonesia dalam keterpurukan.
Namun jika kita membicarakan mengenai eksperimen-eksperimen apa yang telah dicapai komikus Indonesia dewasa ini telah cukup banyak pencapaian yang sudah dilakukan. Continue reading “Masuk Komik Keluar Komik”
Kisah Perjuangan Pengungsi Indonesia di Australia
Iskandar P Nugraha*
http://kompas.co.id/
Nama penulis buku ini sudah dikenal publik Indonesia lewat terjemahan ?Eyewitness? (karya Seno Gumira Ajidarma) yang telah meraih Victorian Premier?s Literary Award Australia (1997). Namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa Jan Lingard adalah juga seorang sejarawan yang telah bertahun-tahun tekun mengumpulkan data mengenai pengungsi sekaligus pejuang yang terdampar di Australia selama Perang Dunia II (1942-1947) seperti termaktub dalam buku ini. Continue reading “Kisah Perjuangan Pengungsi Indonesia di Australia”
