SUNRISE

AS. Sumbawi

“Yap. Selesai sudah.” Kucoba mengangkat tas ransel yang memuat segala kebutuhan. Lumayan berat. Dari luar kudengar Bondan memanggil. Aku keluar.

“Bagaimana? Sudah beres?” katanya.
“Sip. Beres.”
“Ayo, sudah ditunggu yang lain!” katanya memberi isyarat menunjuk ke jalan. Di sana kulihat sebuah mobil van parkir. Continue reading “SUNRISE”

Dear: Gani

Lan Fang
jawapos.com

Hai, sudah lama kita sepi dari sapa. Aku selalu rindu bertukar kata denganmu. Mungkin hanya untuk pertanyaan remeh-temeh seperti, ”Bagaimana senjamu di sana?” atau sekadar, ”Tahukah kau kalau di sini terang masih saja setia?” Karena berkabar denganmu sama seperti menyapa kegembiraan. Continue reading “Dear: Gani”

Lev Nikolaevich Tolstoy

Khoirul Rosyadi
http://www.jawapos.com/

Moskow, akhir Desember 2008. Salju menyergap kota. Cuaca bergerak di angka -10 derajat; dingin, putih, indah, sekaligus romantis. Di jantung kota, Jalan Ilva Tostowo, di atas tanah seluas kurang lebih tiga hektare, berdiri rumah kayu yang kokoh berwarna cokelat; begitu tua, sarat sejarah, dan kenangan. Di sanalah Lev Nikolaevich Tolstoy, pemikir, penulis besar yang pernah dimiliki Rusia tinggal bersama istri dan ke-13 anaknya. Continue reading “Lev Nikolaevich Tolstoy”

Gerakan “Komunitas Sastra” Harus Diimbangi Konsep dan Wacana

Sihar Ramses Simatupang
sinarharapan.co.id

“Mana mungkin mengenang Chairil Anwar di tempat yang ber-AC, jauh dari kenyataan seorang Chairil sendiri. Chairil berada di gelanggang, itu juga yang menjadi latar dari Surat Kepercayaan Gelanggang,” ujar seorang penyair Irman Syah, si pembaca puisi dan peniup saluang yang kerap mangkal di Komunitas Planet Senen (KoPS), di pertengahan tahun 2008 ini. Continue reading “Gerakan “Komunitas Sastra” Harus Diimbangi Konsep dan Wacana”

Najib Tun Razak: Memelihara Bahasa yang Agung

Abdul Malik

batampos.co.id

Menutup tahun 2008, pada 22?24 Desember 2008 Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) menyelenggarakan Konvensyen ke-9 di Hotel Holliday Inn, Melaka, Malaysia. Pada acara Konvensyen yang megah itu pulalah kembali bergema kalimat bernas Charles de Secondat Baron de Montesquieu (1689?1755), ?Bahasa ialah ciri agung suatu identitas kebudayaan. Selama suatu bangsa … tak kehilangan bahasanya, bangsa itu tetap memiliki harapan.? Dengan ucapannya itu, Montesquieu hendak menegaskan bahwa suatu bangsa boleh jadi pernah terkena musibah: Continue reading “Najib Tun Razak: Memelihara Bahasa yang Agung”

Bahasa »