MEMBACA PANORAMA CERPEN KOREA

Maman S. Mahayana *

Apa yang dikatakan Alexandre Sergevich Pushkin (1799-1837), tokoh pembaharu kesusastraan Rusia, tentang seorang penerjemah? “Penerjemah itu laksana kuda beban. Ia membawa harta kebudayaan sebuah bangsa dari satu negeri ke negeri lain.” Begitulah, berkat peran yang dimainkan seorang penerjemah, bangsa yang berada di negeri lain itu, serta-merta dapat menikmati harta kebudayaan bangsa lain. Continue reading “MEMBACA PANORAMA CERPEN KOREA”

Sampakan, Penolakan Identitas Estetik

Satmoko Budi Santoso
kr.co.id

Jika Albert Camus punya postulat “pemberontakan itu kreatif”, maka saya, dalam penggarapan pementasan kali ini punya satu pernya taan sekaligus pertanyaan, “Meniru itu kratif?”

Pertanyaan di atas dilontarkan Marhalim Zaini, sutradara pementasan lakon Pensiunan karya Heru Kesawa Murti, dalam leaflet pertunjukan yang digelar di Auditorium Jurusan Teater Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, 2 Juni 2001 silam. Continue reading “Sampakan, Penolakan Identitas Estetik”

Bahasa ยป