Gus tf Sakai: “Apa yang Saya Tulis Mungkin Saja Omong Kosong”

Wawancara / Gus tf Sakai
http://www.ruangbaca.com/

Tersesat dalam labirin sastra kontemporer Indonesia yang terkotak-kotak, menolehlah sejenak pada Gus tf Sakai. Nun di Payakumbuh, Sumatra Barat sana, penulis prosa dan puisi ini berteguh pada sikapnya; hidup dalam sastra yang melintasi batas apa pun. Agama, ras, suku, bahkan antara yang nyata dan tidak. Continue reading “Gus tf Sakai: “Apa yang Saya Tulis Mungkin Saja Omong Kosong””

Gus tf Sakai, Sastrawan Generasi Baru Pasca-AA Navis

Sri Rahayu Ningsih
http://www.sinarharapan.co.id/

PADANG ? Luar biasa. Mungkin itu satu-satunya kata yang pantas ditujukan pada pekerja seni yang satu ini. Setelah 39 kali menerima berbagai hadiah dan penghargaan untuk karya-karya sastranya. Kali ke-40, sastrawan muda ini dipastikan akan menerima South East Asean (SEA) Write Award (Penghargaan Sastra Asia Tenggara). Penghargaan paling bergengsi bagi sastrawan di Asia Tenggara. Continue reading “Gus tf Sakai, Sastrawan Generasi Baru Pasca-AA Navis”

Dari Kupu-kupu yang Bermimpi Jadi Swang Tse dan Tambo Gus tf Sakai

Fadlillah
http://www2.kompas.com/

ADA kehendak untuk melupakan masa lalu pada setiap orang atau bangsa ketika sejarah masa lalu begitu pahit dan tidak disukai. Kemudian kejadian itu akan berlanjut untuk menghadirkan cerita-cerita yang menghibur hati yang terluka, kekecewaan dan kepedihan, hal ini adalah fenomena tragedi patologi sosial. Hadirnya cerita untuk menghibur kekecewaan dan kepedihan adalah dikarenakan ada lara yang hendak dilipur. Continue reading “Dari Kupu-kupu yang Bermimpi Jadi Swang Tse dan Tambo Gus tf Sakai”

H.B. Jassin tanpa Wahyu

M. Fadjroel Rachman
http://www.jawapos.com/

Membaca Hudan Hidayat, membaca Nabi Tanpa Wahyu (2008), adalah membaca sastra Indonesia muda yang jatuh bangun merintis jejak di dunia baru dalam aras nasional, regional, dan global. Hudan Hidayat (HH) tak lelah-lelah mencari jejak penulis baru, menciumi aroma pembeda, menelisik simpangan subtil, mencari kaitan pergaulan sastra Indonesia baru dan globalisasi dunia baru. Continue reading “H.B. Jassin tanpa Wahyu”

Bahasa ยป