Ibnu Wahyudi*
http://www.ruangbaca.com/
Di tahun 1857 telah hadir kumpulan puisi Boek Saeir Oetawa Terseboet Pantoen.
Sudah 150 tahun perjalanan sastra Indonesia. Wajahnya kini tengah penuh gairah; silih berganti antara resah dan amarah terhadap ketimpangan dan anomali, dengan hasrat dari aurat yang kerap berkelebat tak henti. Continue reading “150 Tahun Sastra Indonesia”
