Sihar Ramses Simatupang
sinarharapan.co.id
Karya Pram, dalam kenyataan, adalah satu-satunya karya yang paling dikenal di luar negeri. Namun, sastrawan Putu Wijaya menyebutkan banyak faktor yang memengaruhi populernya sebuah karya. Pelarangan karya-karya Pramoedya Ananta Toer (Pram), tak bisa dielakkan, dapat juga menjadi promosi yang hebat sekali atas karyanya. “Minat membaca terhadap yang dilarang justru semakin besar ketimbang ketika karya itu tak dilarang,” ujar Putu sambil mengatakan bahwa dia justru bangga terhadap karya mendiang, sekaligus mengakui kualitasnya. Continue reading “Catatan JilFest 2008; Sastra dan Penghargaan Nobel”
