http://sastrakarta.multiply.com/
Sajak Akhir Tahun
ketika rindu lepas di ujung senja
angin melecut pada rahim puisi
ada bayangan yang mengaca
menatap sisa-sisa usiaku
begitu sepi Continue reading “Sajak-Sajak Teguh Ranusastra Asmara”
http://sastrakarta.multiply.com/
Sajak Akhir Tahun
ketika rindu lepas di ujung senja
angin melecut pada rahim puisi
ada bayangan yang mengaca
menatap sisa-sisa usiaku
begitu sepi Continue reading “Sajak-Sajak Teguh Ranusastra Asmara”
http://cetak.kompas.com/
Gerimis Batu
gerimis batu, gerimis ragu meminang tali hujan
gerimis ragu meminang kumparan angin
di ambang pintu, gerimis berbunyi lembut
merupa kidung rubaiyat sepi yang dilantun perempuan tanjung
(perempuan yang lehernya memberat, punggungnya bungkuk; Continue reading “Sajak-Sajak Esha Tegar Putra”
cetak.kompas.com
Trinitas (3)
aku menghadap ke luar jendela, ke dahan dan rumputan
yang baru tumbuh, menumbuhkan kerinduan yang sengit
: aku menghadap kepadamu, tak bisa menjerit
udara adalah satu-satunya yang sebanding denganmu sore ini
yang menjadi nafasku meski ia diam atau menghambur Continue reading “Sajak-Sajak Dina Oktaviani”
http://www.padangekspres.co.id/
PADA AGITASI SUNYI
?16 februari; fina sato
waktu yang tersepuh menjalar jua ke jalan-jalan. sepotong tahun patah
tua mengusung nama-nama. sebelum ruh, sebelum orang-orang ternganga pada ada
kau lihatkah ia lewat?
siapa bertanya ketika matahari mulai tinggi, bulan-bulan rawan,
hari terbuhul dalam hitungan
dan kalender kusam itu. irama gegap pertarungan. membantai nasib demi nasib Continue reading “Sajak-Sajak Iyut FItra”
korantempo.com
APAKAH PUISI INI MEMBENCI (PUISI) HUJAN?
Jika pernah kita menangis karena puisi hujan yang ditulis para peratap-ditepikan-kesepian, maka sudah saatnya kini kita menertawakan kenangan itu, yang lucu dan menggemaskan.
Hujan itu daerah kekuasaan bocah dan remaja yang sudah beranjak dewasa mestilah merela masa kanak mereka beku di album atau pigura.
Ada dua kecuali: yang mati muda dan pedophilia. Continue reading “Puisi-Puisi M. Aan Mansyur”