KUMPULAN PUISI INDONESIA, PORTUGAL DAN MALAYSIA

Imamuddin SA

Memang benar jika sebuah karya ditentukan oleh zaman. Siapa yang suntuk dengan karya, dialah yang kelak tercatat dalam buku besar kesusastraan dan melegenda. Dan penyair besar itu tidaklah sebuah proses yang dadakan layaknya undian tabanas. Atau sekadar audisi. Tapi mereka yang benar-benar menyuntuki karyalah yang kelak bakal menemukan nama besarnya. Mereka senantiasa berproses untuk mencapai kekentalan tertentu dalam karya. Membubuhkan puitika dalam ruang kosong yang masih tersedia. Continue reading “KUMPULAN PUISI INDONESIA, PORTUGAL DAN MALAYSIA”

Jejaring Kesusastraan

Esha Tegar Putra
padangekspres.co.id

Perioderisasi kesusastraan Indonesia beberapa tahun belakangan ini jauh berubah dari wacana yang muncul sebelumnya. Di segi permunculan karya, media penyebaran, dan lahirnya institusi independen dengan berbagai kegiatan yang mendukung perkembangan kesusastraan di berbagai daerah telah merubah paradigma “peta kesusastraan” memusat, menjadi “jejaring kesusastraan” yang meyebar. Continue reading “Jejaring Kesusastraan”

Menelusuri Riwayat Tragedi Iblis

Fahrudin Nasrulloh
Suara Merdeka, 17 Juni 2007

Fahrudin Nasrulloh

“Tak ada pencinta sejati selain Iblis.” Ungkapan Syekh Abdul Latief dari Sind ini terdengar ganjil dan rawan jika kita tak akrab menyelami riwayat tragis si biang mahajahat itu. Ihwal asal-usul nama Iblis dalam Kitab Leviticus (16:10) dikenal dengan sebutan Azazel yang berarti sejenis ruh laknat yang hidup di gurun mahaluas yang di dalamnya tidak ada kehidupan juga kematian. Continue reading “Menelusuri Riwayat Tragedi Iblis”

PRODUKSI SOSIAL TEKS DAN KONSEP ESTETIKA DALAM SASTRA KITA

Hasanuddin WS*
http://www.padangekspres.co.id/

Hal yang cukup mempengaruhi kreativitas para pengarang kita akhir-akhir ini yang juga bermuara kepada estetika karya adalah ?gangguan? apa yang dapat kita sebut sebagai aspek produksi sosial teks. Satu di antara yang berhubungan dan mempengaruhi pengarang kita hari ini adalah soal peran industri media cetak dan penerbitan. Dunia popularitas dan pencitraan yang muncul sebagai efek samping dari dunia industri media cetak dan penerbitan akhir-akhir ini lebih menyebabkan munculnya kebudayaan massa yang tak terelakkan. Continue reading “PRODUKSI SOSIAL TEKS DAN KONSEP ESTETIKA DALAM SASTRA KITA”

2009: Tahun Kebangkitan Prosa Jawa Timur?

Indra Tjahyadi
surabayapost.co.id

Siapa bilang Jawa Timur hanya provinsinya para penyair! Sebut saja nama-nama penulis prosa semacam Muhammad Ali, Budi Darma, Suparto Brata, Zoya Herawati, M. Shoim Anwar, Wawan Setiawan, Yati Setiawan, Beni Setia, Tan Tjin Siong, Lan Fang, Bonari Nabonenar, Sony Karsono, ataupun Imam Muhtarom yang merupakan nama-nama besar di dunia prosa Jawa Timur yang karya-karyanya begitu disegani, baik apakah itu dalam skala regional, nasional, bahkan internasional. Continue reading “2009: Tahun Kebangkitan Prosa Jawa Timur?”

Bahasa »