Tia Setiadi *
jawapos.com
Dalam berhadap-hadapan dengan Barat, intelektual dan sastrawan dunia ketiga senantiasa berada dalam posisi taksa. Dari satu sisi Barat menjelma sebagai gudang khazanah pengetahuan yang melimpah, dengan tradisi intelegensi dan literasi yang kaya dan mengagumkan, yang mesti diserap, ditelisik, dan dipelajari. Continue reading “Pamuk, Barat, dan Istanbul”
