Demokrasi, Sebuah Perdebatan Panjang

Moh. Shofan*
http://www.jawapos.com/

Dalam praktiknya, demokrasi lebih sering berhenti dalam ”pelembagaan formal” dan belum hadir dalam realitas nyata. Dengan kata lain demokrasi hanya tumbuh dan berkembang dalam tataran ideal (das sollen) belum mewujud dalam tataran realitas. Melihat betapa korupnya para anggota DPR, tak jelasnya lagi alasan hidup partai-partai, kecuali untuk mendapatkan kursi, membuat Goenawan Mohamad (GM) sempat berpikir bahwa demokrasi mengandung disilusi dalam dirinya. Pernyataan Albert Camus, yang amat terkenal, ”All that was is no more, all that will be is not yet, and all that is not sufficient”, kiranya sangat relevan untuk menggambarkan kondisi bangsa saat ini. Continue reading “Demokrasi, Sebuah Perdebatan Panjang”

Ketika Barat Menginspirasi Timur

Hujuala Rika Ayu*
http://www.jawapos.com/

SEBAGAI seorang anak perempuan yang terlahir dengan latar belakang bangsawan, Kwei-lan merasa telah mempelajari semua hal yang harus dilakukan seorang istri untuk memenangkan hati suaminya. Tidak hanya masak dan berdandan saja, tapi ia juga telah memenuhi standar kecantikan di mana seorang gadis semenjak kecil harus mengikat kakinya sehingga kaki-kakinya menjadi pendek dan mungil. Namun, kaki-kaki mungil, pintar memasak dan berdandan tidak cukup untuk memenangkan hati suaminya yang telah mengarungi empat lautan itu. Continue reading “Ketika Barat Menginspirasi Timur”

Bahasa ยป