Lumpur yang Mencari Muara

Arif Gumantia

Lumpur-lumpur yang menyembur
Merayap mencari jalan menuju muara
Tapi sia-sia jua

Kaki-kaki gerimis yang jatuh dari langit
berlomba mencoba tunjukkan muara
Tak akan pernah bisa
Lumpur menerkam apa yang ada
Rumah, tanah, kuburan, mushola, dan kota
Lumpur tenggelamkan masa lalu dan masa depan kita

Para politisi datang silih berganti
Menawarkan ujung pelangi
Agar kami bisa membuat lukisan pagi
Pengusaha lalu lalang menyapa
Mencoba membawa sebongkah purnama
Untuk menemani malam-malam kami yang gulita

Dan Pejabat Negara bagai dewa
Membawakan sepotong surga
Agar anak-anak kami bisa sedikit tertawa

Semua berjanji bagai matahari
Tapi lelah kami sudah tak terperi
Mereka bagai kerumunan orang-orang telanjang
Yang menari-nari di atas ganti rugi

Madiun, 05/03/2009

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *