Matroni El-Moezany
sinarharapan.co.id
Cinta tak lain adalah sebuah reaksi kimia tubuh yang segalanya bisa diterangkan sebagai persoalan senyawa kimia. Belakangan ini para ilmuwan semakin tertarik menerangkan perasaan manusia sebagai gejala kimia biologi.
Bukan lagi gejala jiwa atau psike. Sesungguhnya ini sangat kontroversial. Tren penemuan-penemuan belakangan ini menunjukkan bahwa yang selama ini dianggap sebagai jiwa dalam bentuk sifat, perasaan, perilaku ini dapat dikendalikan bahkan diubah melalui manipulasi hormon dan senyawa kimia otak. Continue reading “Cinta, Sastra, dan Kita”
