Paradoks Amang Rahman Jubair

Beni Setia
suarakarya-online.com

Amang Rahman Jubair (lahir 21 November 1931), sang pelukis itu, meninggal 15 Januari 2000. Agak mengejutkan meski setiap orang siap melepas lelaki sepuh itu. Yang selalu bersungguh-sungguh dan ngungun, meski yang selalu hadir menyapa berkomunikasi justru lelucon-leluconnya.

Agak mengejutkan juga ketika seniman sahabat orang banyak itu ditinggalkan banyak orang saat diselenggarakan “Pameran Lukisan 70 Tahun” dan diskusi buku Ambang Cakrawala: Monografi Seni Lukis Amang Rahman. Continue reading “Paradoks Amang Rahman Jubair”

Antara Keheningan dan Keriuhan

Pameran “Dua Cakrawala”

Wayan Sunarta
http://www.balipost.co.id/

DI “10 Fine Art Gallery” Sanur yang dikelola oleh 10 pelukis, I Kadek Susila dan I Wayan Wirawan memamerkan karya-karya terbarunya. Pameran bertajuk “Dua Cakrawala” itu dikuratori Arif Bagus Prasetyo dan berlangsung dari 29 April sampai 29 Mei 2007.

Susila dan Wirawan merupakan tamatan ISI Yogyakarta. Keduanya pernah berpameran bersama di beberapa kota di Indonesia. Continue reading “Antara Keheningan dan Keriuhan”

Di Tengah Perubahan Zaman, Seni Abstrak Masih Eksis

Susianna
http://www.suarakarya-online.com/

Di balik pesatnya perkembangan seni lukis kontemporer ada kesan bahwa seni lukis abstrak tidak berkembang, tidak punya tawaran baru yang signifikan untuk diperhitungkan sebagai wakil penting seni lukis kontemporer. Padahal, dalam sejarah seni rupa modern, seni lukis abstrak yang lahir sekitar tahun 1910 pernah memegang posisi penting, meraih kejayaannya pada pertengahan dekade 1940-an. Continue reading “Di Tengah Perubahan Zaman, Seni Abstrak Masih Eksis”

Sebuah Ziarah kepada Puisi

Judul: Curriculum Vitae
Penulis: Frans Nadjira
Tebal: 203 halaman
Penerbit: Matamerabook, 2007
Peresensi: Riki Dhamparan Putra
balipost.co.id

MATAMERABOOK kembali menerbitkan kumpulan puisi penyair Frans Nadjira, “Curriculum Vitae” (CV) di pertengahan 2007 ini. Buku ini terbit dwi bahasa (Indonesia dan Inggris) dalam edisi hard cover dan soft cover, berisi 55 karya puisi terbaru penyair Frans Nadjira, dilengkapi dengan catatan pengantar oleh D. Zawawi Imron dan Arif Bagus Prasetyo. Continue reading “Sebuah Ziarah kepada Puisi”

Visi Chairil tentang Kota

Aguslia Hidayah
http://www.korantempo.com/

Sajak Aku Berkisar Antara Mereka paling eksplisit merefleksikan visi Chairil Anwar tentang kota.

“Saya hanya akan menawarkan tafsir seorang pembaca, yang melihat Chairil Anwar sebagai subyek dalam landasan sebuah modernisasi. Bukan sebagai “aku” yang “individu”, tapi sebagai “aku” dalam posisi “subyek”. Bukan sebagai “aku” yang “dari kumpulannya terbuang”, bukan sebagai aku yang mencari kebebasan perorangan dari norma kolektif, melainkan “aku” yang merdeka dari segala hendak meneguhkan kepribadian yang kritis.” Continue reading “Visi Chairil tentang Kota”

Bahasa ยป