Puisi-Puisi M. Faizi

http://m-faizi.blogspot.com/
JEMPUTAN
?Terminal Bis Tirtonadi

Malam ini, di terminal ini
masa lalu tiba-tiba membayang
d?j? vu, dalam lirik pilu, reminisance
suasana hangat di gagang telepon
setiap lepas pukul 20 lewat sekian

?Yah, aku Pulang..?
?Ya, aku jemput!?

Cakap kelu
bertahun lalu
romansa
memoria

Malam ini, di Terminal Tirtonadi
selepas pukul 20 lewat sekian
seperti pada tahun-tahun yang silam
aku mencari, di mana letak wartel itu?
aku ingin menelepon seseorang:
?Yah, aku pulang
jemput aku besok pagi..?

Malam ini, wartel itu tak ada
nomer tujuan juga tiada
seiring pula, tak kubayangkan:
siapakah yang akan melambaikan tangan
menyambutku pulang
begitu kaki menjejak tanah
di pertigaan itu?

?Yah, aku pulang!?

Aku terisak:
alangkah mahal jemputan
bagi sebuah kepergian

4/06/2009

DIGRESI DALAM ROMAN HIDUPMU

Dalam cerita panjangmu
bab-bab dibuang oleh redaktur
aku menjadi orang ketiga
dalam roman yang kaususun

Apa yang kutahu dalam imajinasi
adalah mereka-reka jalan cerita
ke mana hendak aku akan kauletakkan
dalam konflik batinmu?

Ini adalah roman terakhirmu
yang untuk pertama kalinya
meletakkan aku sebagai tokoh utama
dari sudut pandang orang pertama
dan sebelum roman itu diterbitkan
engkau mengutip diktum objektivisme:
?membuang sebanyak mungkin yang tidak kausuka
bukan menambah sebanyak mungkin yang engkau cinta?

Hmm?
jadilah aku digresi,
serpihan cerita tak perlu
maka sebagai cerita,
romanmu telah kehilangan roh prosa
ia telah menjadi lirik
yang hanya butuh pendengar,
tak butuh pembaca

5/11/2008

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *