Menyemai Budaya Literasi

Maya Susiani*
http://www.jawapos.com/

Sejak 45 tahun lalu, 8 September 1964, UNESCO menetapkan 8 September sebagai Hari Literasi Internasional (International Literacy Day). Penetapan tersebut dilakukan untuk mengingatkan dunia tentang pentingnya budaya literasi (baca-tulis). Namun, tak banyak masyarakat yang tahu peringatan itu, sebagaimana banyak yang tak mengerti bahwa bulan Mei telah ditetapkan sebagai Bulan Buku Nasional oleh Presiden Soeharto pada 1995 dan 17 Mei sebagai Hari Buku Nasional.

Jarang ada yang menyambut momen-momen tersebut. Peringatan itu tenggelam, kalah pamor oleh, misalnya, jadwal sidang perceraian pasangan selebriti. Continue reading “Menyemai Budaya Literasi”

Pencarian Kesejatian Adlawi

Mohammad Eri Irawan*
http://www.jawapos.com/

Puisi, pada mulanya, adalah ikhtiar penyair menyampaikan ide (dan nubuat) lewat imaji-imaji yang ia representasikan dalam huruf-huruf di puisinya. Imaji itu ada berserakan di mana-mana lalu ditangkap oleh indra penyair. Tantangan utama sang penyair adalah mengolah imaji itu untuk dikonkretkan menjadi ide (dan nubuat) ke dalam puisi, terkadang lewat hal-hal yang simbolik.

Persoalan menghadirkan kekuatan ide yang implisit dalam kata-kata di puisi yang sesungguhnya eksplisit setidaknya menjadi salah satu parameter keberhasilan rekam jejak kepenyairan seseorang. Continue reading “Pencarian Kesejatian Adlawi”

Bahasa ยป