Belo yang Ingin Diperistri Lelaki Kaya Itu…

Ida Ahdiah
http://www.jawapos.com/

Rasanya aku mengenal perempuan, yang bergenggaman tangan dengan pria asing, tampan tinggi tegap, yang berdiri di depan pintu masuk restoran itu. Ia persis sekali Belo, kawan sepermainanku di dusun, yang bercita-cita ingin menjadi istri lelaki kaya, yang memberinya rumah gedong, mobil colt, dan toko kelontong!

Jika benar itu Belo, aku gembira melihatnya di kala pikiranku kalut dan pasrah seperti ini. Continue reading “Belo yang Ingin Diperistri Lelaki Kaya Itu…”

Ibu Minang

Abdullah Khusairi*
http://www.jawapos.com/

Kabar itu selalu diiringi hujan badai yang amat lebat berhias kilat dan petir. Semacam penguburan tumbal pada bukit-bukit yang dikeruk perutnya. Tapi mereka yang masih selamat seperti tak punya jera.
***

Ia seorang guru di nagari1 kami. Guru yang cantik dan rupawan. Semua orang sayang dan kagum kepadanya. Begitu pun aku. Sebab ia seperti perawan-perawan berjilbab modis di sinetron-sinetron televisi. Ramah, anggun, dan pintar pula. Lengkaplah sudah semua yang diimpikan laki-laki! Continue reading “Ibu Minang”

Krisis Kepenyairan Kita

Ribut Wijoto

Dalam rentang sepuluh tahun terakhir, telah terjadi krisis kepenyairan di tanah air kita. Banyak sekali bentuk-bentuk puisi yang sebelumnya pernah berkembang, kini, mengalami kemacetan. Padahal bila dikembangkan, bentuk-bentuk puisi itu akan menemukan kemantangannya yang baru.

Pertama, bentuk puisi balada seperti yang dikembangkan WS Rendra. Kedua, bentuk puisi mantra seperti yang dikembangkan Sutardji Calzoum Bachri. Ketiga, bentuk puisi lugas tetapi mengandung filosofi mendalam seperti yang dikembangkan Subagio Sastrowardoyo. Keempat, bentuk puisi kosmopolitan seperti yang dikembangkan Afrizal Malna. Continue reading “Krisis Kepenyairan Kita”

Riau dalam Pusaran Sastra Indonesia

Sunaryono Basuki Ks *
jawapos.com

Buku rujukan tentang sastrawan dan karya sastranya di Indonesia tidak banyak. Ernst Ullich Krastz, dosen di School of Oriental and African Studies, University of London, menyusun buku Bibliografi Karya Sastra Indonesia dalam Majalah berupa catatan tentang karya drama, prosa, dan puisi (Gadjah Mada University Press, 1989). Catatan yang dibuat Kratz melingkupi karya sastra yang terbit di dalam majalah (bukan buku dan koran) yang terbit antara 1920-1980. Continue reading “Riau dalam Pusaran Sastra Indonesia”

Bahasa ยป