Referensi Bernama Huntington

Dian R. Basuki
ruangbaca.com

Di mata Huntington, tidak adanya ketertiban politik dan otoritas merupakan kelemahan paling serius di berbagai belahan dunia.

Namanya lekat dengan istilah yang demikian populer di bumi yang sempit ini, “benturan peradaban” (clash of civilization). Ia berpendapat, di dunia setelah Perang Dunia, konflik kekerasan bukan disebabkan oleh friksi ideologis diantara negara-bangsa, melainkan oleh perbedaan kultural dan keagamaan di antara peradaban-peradaban besar dunia. Persis sehari menjelang Natal tahun lalu, Samuel Phillips Huntington meninggalkan dunia ini dengan tetap teguh memegang keyakinan akantesisnya itu. Continue reading “Referensi Bernama Huntington”

YANG BANGUN DARI TIDUR ABADI

TWILIGHT MENANDAI BANGKITNYA FIKSI TENTANG DRAKULA. LEBIH ENCER DAN MENABRAK PAKEM KISAH SANG PENGISAP DARAH
Oktamandjaya Wiguna
http://www.ruangbaca.com/

Lelaki yang berbaring tak bergerak direrumputan itu tampak kemilau. Sinarmatahari membuat seolah-olahribuan berlian mungil tertanam di bawahpermukaan kulitnya.

Kausnya tersingkap dan memamerkandada bidangnya yang bercahaya, lengannyayang telanjang juga berkilauan. Kelopakmatanya yang keunguan ikut berbinar.Patung yang sempurna, terukir bagaipualam, berkilauan bagai kristal. Continue reading “YANG BANGUN DARI TIDUR ABADI”

MASA LALU yang Enak Dibaca

MAKIN BANYAK TERJEMAHAN BUKU BERKATEGORI SEJARAH YANG MENGHIBUR DAN MENCERAHKAN
Purwanto Setiadi
http://www.ruangbaca.com/

Di ruang penyimpanan James Ford BellLibrary, University of Minnesota, sebuahpeta navigasi buatan kartograferZuane Pizzigano, bertarikh 1424, sudahtersimpan bertahun-tahun ?barangkalibahkan sejak 1940-an, ketika keberadaannyadiketahui untuk pertama kalinya. Selama itusangat mungkin orang demi orang membukabukanyadan mempelajarinya. Tapi, rupanya,tak ada yang sebersemangat Rowan GavinPaton Menzies sesudahnya ?atau mungkinmemang tak ada yang merasa perlu untuk itu. Continue reading “MASA LALU yang Enak Dibaca”

Sastra dan Pemberontakan Kaum Perempuan

Aris Kurniawan*
http://www.prakarsa-rakyat.org/Republika

Sejak setidaknya satu dekade terakhir blantika sastra Indonesia diramaikan dengan fenomena tumbuhnya sastrawan perempuan yang demikian marak. Fenomena ini bukan semata pertumbuhan perempuan pengarang yang begitu subur secara kuantitas (meskipun sampai sekarang tetap tidak sebanding dengan jumlah laki-laki pengarang), melainkan karena karya-karya mereka dianggap telah melakukan terobosan. Continue reading “Sastra dan Pemberontakan Kaum Perempuan”

Sejarah Terbelah, Sastra Jadi Perekatnya

M Shoim Anwar
Republika Online

Baru-baru ini Kejaksaan Agung mengeluarkan surat keputusan yang isinya menarik tiga buku pelajaran sejarah karena dinilai mengingkari fakta. Buku-buku tersebut tidak mencantumkan kata “Partai Komunis Indonesia/PKI” untuk peristiwa Pemberontakan Madiun 1948 dan Gerakan 30 September 1965. Buku-buku ini ditulis untuk Kurikulum 2004. Continue reading “Sejarah Terbelah, Sastra Jadi Perekatnya”

Bahasa ยป