Dari Surau Berbekal Akhlak

Ahmad Thohari
http://www.republika.co.id/

Selama 20 hari di Tanah Minang, saya bersama penyair D Zawawi Imron telah berziarah ke kampung tempat kelahiran orang-orang besar yang mencatatkan nama mereka dalam sejarah Indonesia. Saya menghirup udara dan mencoba menangkap pancaran semangat kampung H Agus Salim dan Sutan Sjahrir di Koto Gadang; kampung Bung Hatta di Bukit Tinggi; kampung Buya Hamka dan Nur St Iskandar di Sungai Batang, Maninjau; kampung M Natsir di Alahan Panjang, Solok; kampung Syeh Burhanuddin Ulakan, Pasaman; kampung Syeh Ibrahim Musa, Parabek; kampung Tan Malaka di Payakumbuh, sampai kampung Haji Miskin di Pande Sikek, Padang Panjang. Continue reading “Dari Surau Berbekal Akhlak”

Dusta di Tengah Gelimpangan Mayat

Ahmad Syafii Maarif
http://www.republika.co.id/

Ketika pesawat Israel membombardir sekolah milik PBB beberapa hari yang lalu dan membunuh puluhan manusia, sebuah dusta besar berulang-ulang disiarkan: sekolah itu tempat persembunyian pejuang Hamas. Yang benar adalah tak seorang pun pejuang itu berada di sana. Hampir semua media Barat menelan begitu saja dusta zionis ini dan menyiarkannya ke seluruh penjuru dunia. Tetapi, untunglah ada stasiun televisi Al-Jazeera yang membongkar dusta itu sehingga kejahatan perang Israel cepat diketahui umat manusia di berbagai negara. Continue reading “Dusta di Tengah Gelimpangan Mayat”

PERJAMUAN CINTA

A Hana NS

Oh? mungkin ini adalah ujian yang di berikan Tuhan padaku. Aku harus mengalami kisah cinta yang begitu menguji kesabaranku dengannya. Affantri adalah kekasihku. Kekasih setiaku. Dia biasa di panggil Affan. Dia menerimaku apa adanya. Kami bersama-sama menimba ilmu di MA MA?ARIF di bawah naungan Ponpes AL-LATHIF. Aku nyantri di sana. Sedangkan Affan hanya anak rumahan biasa. Teman-teman biasa memanggilku dengan sebutan Alif. Nama yang sangat singkat bagiku. Continue reading “PERJAMUAN CINTA”

Dopok!

Rudi S. Kalianda
http://www.lampungpost.com/

“Dopok!”. Perempuan paro baya mengumpat. Ia duduk paling belakang dalam pertemuan itu. Tidak ada yang mendengar umpatan perempuan berkebaya jingga agak lusuh itu. Umpatan yang terekspresi dari merah wajah dan gemetaran kepalan tangan kurusnya. Hanya ia yang tahu; begitu juga ketika satu peristiwa membentang jelas di benaknya. Satu cerita yang menghayutkan pikiran, berpadu serentetan caci maki yang terus mengalir dari hatinya. Continue reading “Dopok!”

Hadiah bagi Gerilyawan Sastra

Anwar Siswadi
tempointeraktif.com

Penerbitan buku-buku sastra berbahasa daerah jumlahnya mengalami pasang-surut, paling tidak dalam 10 tahun terakhir. Tapi, Hadiah Sastra Rancage terus bergulir. Tak terasa, 22 tahun sudah penghargaan khusus itu diberikan bagi para penulis, pembuat lagu, juga budayawan daerah.

Inilah bentuk penghormatan dari sastrawan untuk sesama rekannya tatkala pemerintah tak melirik upaya gerilya mereka dalam mempertahankan pemakaian bahasa ibu. Continue reading “Hadiah bagi Gerilyawan Sastra”

Bahasa ยป