Sajak Tersesat di Lebat Hutan

Sajak Gamang di Keramaian Orang

Binhad Nurrohmat *
sinarharapan.co.id

(Satu)
Awal 1998 saya kebetulan terlibat dalam sebuah tim relawan lingkungan hidup di kawasan hutan Taman Nasional Way Kambas Lampung. Bagi saya pribadi keterlibatan itu lebih sebagai tamasya tak disangka-sangka, sumber kebahagian alami yang kian langka. Tapi kawan-kawan lain menganggap keterlibatan itu begitu serius dan tegang: proyek. Continue reading “Sajak Tersesat di Lebat Hutan”

Kartini, Ahmad Wahib, dan Soe Hok Gie

Imam Cahyono
http://www.sinarharapan.co.id/

Hikmah apa yang bisa kita petik dari Raden Ajeng Kartini, Ahmad Wahid dan Soe Hok Gie? Ketiga nama itu sepertinya tak pernah habis menjadi bahan pembicaraan. Padahal, ketiganya adalah sosok yang jelas-jelas berbeda, hidup dalam zaman yang berbeda pula. Kartini hidup semasa kolonialisme Belanda sedang berjaya di persada nusantara. Soe Hok Gie hidup dalam zaman peralihan, masa kemunduran Soekarno transisi menuju era Soeharto. Sementara Wahib, hadir di zaman awal pemerintahan Orba, saat umat Islam mengalami posisi marginal dan stagnan. Continue reading “Kartini, Ahmad Wahib, dan Soe Hok Gie”

Sutradara Iran Dilarang Hadiri Festival Film Berlin

Benny Benke
suaramerdeka.com

Pemerintah Iran melarang sutradara Jafar Panahi menghadiri Festival Film Berlin, di Berlin Jerman Selasa (16/02/2010). Padahal pada saat bersamaan sebuah film features drama, dan dokumenter produksi pekerja film Iran sedang di putar di salah satu festival film berwibawa itu.

Jafar Panahi, kelahiran 11 Juli, 1960 di Mianeh, Iran dikenal sebagai salah satu sutradara terdepan Iran dewasa ini. Namanya menginternasional, dan digadang bakal menjadi salah satu sutradara garda depan perfilm Iran lewat gerakan New Wave-nya. Continue reading “Sutradara Iran Dilarang Hadiri Festival Film Berlin”

Lampu Taman

Yetti A KA
suaramerdeka.com

KALI pertama kami berjanji di sebuah bangku panjang di taman kota, memandang lampu taman putih susu yang berdiri tegak di dekat serumpun palem, lama-lama, sambil duduk bersisian, dan ia berkata: Lampu itu mengingatkanku pada kepala ayah.

Kalimat pertama darinya, dan aku tidak dapat menghapus satu kata saja. Continue reading “Lampu Taman”

Bahasa ยป