Satu Puisi

Hendry Ch
http://www.suarakarya-online.com/

Bangun Dulu kukira akan banyak lelaki yang menulis puisi untuk aku. Ternyata sampai aku berusia 50 tahun, hanya kamu yang pernah melakukannya. Aku masih menyimpannya sampai sekarang.

Kalau saja email bisa bersuara, Tio, pasti terbuai oleh merdu kata-kata yang dirangkai dalam kalimat itu. Apalagi bila di benaknya terrekam suasana kampus Universitas Indonesia di Rawamangun tahun 1980-an, ketika mereka berdua masih berkuliah di sana. Continue reading “Satu Puisi”

Elang Pengabar

Saut Poltak Tambunan
suarakarya-online.com

TIBA-TIBA elang itu muncul setelah berbulan-bulan menghilang. Menjelang siang ia tampak melayang tinggi dan berputar mengitari bukit pekuburan. Lengking suaranya ngilu hingga ke kampung. Elang pengabar atau lali parboa, dipercaya menebar jou-jou na holom atau panggilan kematian kepada ruh sesiapa yang hendak dijemputnya. Continue reading “Elang Pengabar”

Rasanya Malu pada Mpu Tantular…

Kris Razianto Mada
http://cetak.kompas.com/

Tahun 2007, riuh sekali penerbitan sastra Jawa dari Jawa Timur. Tercatat sedikitnya 15 buku dengan beragam isi diterbitkan sepanjang tahun lalu. Ada geguritan, kumpulan cerita cekak (cerita pendek), hingga novel.

Tahun ini, para sastrawan Jawa di Jatim tidak ingat berapa pastinya buku yang terbit. Namun, hampir dipastikan tidak sampai lima buku terbit sepanjang tahun ini dari provinsi dengan penduduk terbanyak di Jawa dan Indonesia ini. Continue reading “Rasanya Malu pada Mpu Tantular…”

TAUFIQ ISMAIL: MENULIS DENGAN KEHARUAN HATI

Maman S. Mahayana*
http://mahayana-mahadewa.com/

Taufiq Ismail, Mengakar ke Bumi Menggapai ke Langit 1?4 (Jakarta: Horison, 2008; xlii + 1076 hlm; xxxiv + 801 hlm; xxxii + 880 hlm; xxxviii + 101 hlm)
?Taufiq Ismail tak ingin memperingati usianya, tetapi perbuatannya. Sebab, hidup itu perbuatan,? begitu Fadli Zon, Ketua Panitia Peluncuran Buku Mengakar ke Bumi Menggapai ke Langit 1?4 (Jakarta: Horison, 2008; xlii + 1076 hlm; xxxiv + 801 hlm; xxxii + 880 hlm; xxxviii + 101 hlm) menegaskan semangat yang melandasi acara peluncuran keempat buku karya Taufiq Ismail (14 Mei 2008) di Aula Mahkamah Konstitusi, Jakarta. Keseluruhannya, keempat buku itu berjumlah 3004 halaman, termasuk halaman pelengkap dan indeks. Inilah rekor baru ketebalan buku karya seorang penyair. Continue reading “TAUFIQ ISMAIL: MENULIS DENGAN KEHARUAN HATI”

KONCOISME DALAM SASTRA, ADAKAH?

Budhi Setyawan
http://budhisetyawan.wordpress.com/

Mungkin judul di atas akan sangat menohok bagi yang merasa seperti itu. Sebenarnya saya lebih mempertanyakan pada pemuatan sebuah karya sastra, terutama cerpen dan puisi, di media massa. Lebih utama pada sejumlah koran edisi minggu yang menyediakan kolom sastra. Ada beberapa media nasional yang bisa disebutkan di sini antara lain: Kompas, Media Indonesia, Republika, Seputar Indonesia, Suara Pembaruan. Continue reading “KONCOISME DALAM SASTRA, ADAKAH?”

Bahasa ยป