SYEKH BEJIRUM DAN RAJAH ANJING

Fahrudin Nasrulloh *

Satu

Mulanya hanyalah sebuah pertemuan tak terduga. Perjumpaan sekilas yang menggebyar takjub ihwal sosok petualang tersohor ini, sebagaimana wiracarita yang berkembang ketika itu. Syekh Bejirum bertemu Ibnu Batuta Al-Tanji (lahir di Tangier 1304 M dan wafat 1377 M) di Fez, Maroko, pada 8 November 1369 M, di sebuah kedai minum kecil. Syekh Bejirum sungguh tak menyana dapat bertemu dengan sosok petualang ini. Continue reading “SYEKH BEJIRUM DAN RAJAH ANJING”

Sajak-Sajak Pringadi AS

http://reinvandiritto.blogspot.com/
Tubuh dalam Mikrofon

Ada tubuhmu dalam mikrofon. Tubuh biola. Tubuh gitar cantik dari
Negeri matador yang sapi yang kerbau yang sengau yang pura-pura
Drama dua babak di televisi jam enam sore. Jam yang masih lengket
Di sajadah bau dan tua. Diam-diam ia menjadi keningmu. Diam-diam
Ia naik ke atas mimbar membacakan khotbah singkat lima menit di
Bawah hujan yang genit malu-malu memecah dirinya di kaca-kaca
Jedela. Di tanah. Di batang-batang yang keras menantang langit biru. Continue reading “Sajak-Sajak Pringadi AS”

aku bisa saja menulis puisi paling sedih malam ini (Pablo Neruda)

Diterjemahkan Saut Situmorang

aku bisa saja menulis puisi paling sedih malam ini.

misalnya, menulis: “malam penuh bintang,
dan bintang bintang itu, biru, menggigil di kejauhan.”

angin malam berkelit di langit sambil bernyanyi.

aku bisa saja menulis puisi paling sedih malam ini.
aku pernah mencintainya, dan kadang-kadang dia pernah mencintaiku juga. Continue reading “aku bisa saja menulis puisi paling sedih malam ini (Pablo Neruda)”

Bahasa ยป