Yudhistira, Ajari Kami Tentang Kejujuran

Rakhmat Giryadi

Carikan satu saja, pemimpin yang jujur! Satu saja, tidak perlu 2, 3, atau lebih. Kalau ada, tolong sarankan dia tidak masuk dalam ranah kekuasaan. Tetapi tahukah Anda, betapa sulitnya mencari pemimpin yang jujur! Apalagi adil! Jangankan dua, satu saja kita sulit sekali mendapatkannya. Meski dapat, tak lama kemudian tiba-tiba ia terlibat atau dilibatkan skandal. Continue reading “Yudhistira, Ajari Kami Tentang Kejujuran”

Reposisi Seni dan Alam

Thomas Koten*
http://www.korantempo.com/

Ada fenomena menarik yang dapat terpotret di tengah aneka macam bencana yang sering menimpa bangsa ini, yakni lahirnya sejumlah perenungan manusia modern tentang relasinya dengan alam dan semakin menyadari betapa pentingnya merawat alam. Keterkaitan tersebut kerap juga berada dalam tegangan: antara melepaskan diri darinya, atau justru meleburkan diri ke dalamnya, sebagaimana kata Arnold Gehlen, filsuf Jerman, yakni antara titik berat pada kultur atau menjadi bagian dinamis dalam nature (alam). Continue reading “Reposisi Seni dan Alam”

Bung Tomo Pahlawan Rakyat

Teguh LR
suarapembaruan.com

Ny Hajah Sulistina Sutomo, ketika menerima potongan tumpeng dari Kepala Stasiun RRI Programa I Surabaya, Drs HM Natsir Isfa MM di gedung RRI Surabaya, Senin (10/11), dalam rangka syukuran gelar Pahlawan Nasional.

Pertempuran heroik antara Arek Suroboyo melawan tentara Inggris dan Sekutu, mencapai puncaknya pada 10 November 1945. Perang lokal tidak seimbang, untuk mempertahankan kemerdekaan yang telah diproklamasikan Presiden Pertama Republik Indonesia, Soekarno (Bung Karno), 17 Agustus 1945. Continue reading “Bung Tomo Pahlawan Rakyat”

Sastra tanpa Beban

Afri Meldam
http://www.padangekspres.co.id/

Dalam konteks kekinian, karya sastra tak bisa lepas dari sistem kapitalisme. Tanpa dukungan pemilik modal, kecil kemunginan sebuah karya sastra bisa hadir di tengah-tengah masyarakat. Ketika masuk ke dalam lingkar kuasa kapitalisme, karya sastra tak lain adalah komoditas industri yang mau tak mau harus mendatangkan keuntungan bagi kaum pemilik modal yang mendanai pengadaan karya tersebut. Continue reading “Sastra tanpa Beban”

KSJ Tidak Menandingi KBJ

Bonari Nabonenar*
http://www.jawapos.com/

Tulisan ini akan lebih bersifat klarifikasi dalam konteks pertentangan yang dikesankan antara Kongres Sastra Jawa (KSJ) dan Kongres Bahasa Jawa (KSJ) sekaligus menggarisbawahi salah satu usul Kepala Balai Bahasa Jogjakarta Tirto Suwondo dalam tulisannya bertajuk Kongres Bahasa Jawa V (Jawa Pos, Minggu, 21 Maret 2010). Continue reading “KSJ Tidak Menandingi KBJ”

Bahasa ยป