Boneka Aksi Isa Ansory

Afnan Malay*
http://www.jawapos.com/

Galeri Canna, Jakarta, sejak 23 April hingga 9 Mei 2010 menghelat pameran tunggal perupa Kota Batu Isa Ansory. Pada pameran kali ini, Isa menyertakan 22 lukisan akrilik buatan 2008 dan 2009, rata-rata berukuran 150 x 200 cm, berwarna cerah atau perpaduan warna-warna kontras. Kesemuanya, boneka-boneka Isa, nyaris menjelma sebagai sosok manusia. Continue reading “Boneka Aksi Isa Ansory”

Jadi Guru yang Menginspirasi Siswa

N. Mursidi*
http://www.jawapos.com/

DUNIA pendidikan kita kembali dirundung duka. Hasil pengumuman ujian nasional (unas) Senin lalu (26/4) benar-benar mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, jumlah siswa yang tidak lulus meningkat drastis. Pada unas SMA (dan sederajat) 2010, yang lulus hanya 89,88 persen. Sedangkan angka kelulusan unas 2009 mencapai 94,85 persen. Sebanyak 154.079 di antara 1.522.162 siswa peserta unas harus mengikuti unas ulang pada 10-14 Mei mendatang. Siapa yang patut disalahkan dalam kasus ini? Continue reading “Jadi Guru yang Menginspirasi Siswa”

Menulis; Mendidik Otak dan Tangan

Ahmad Taufiq
http://www.jawapos.com/

BAGAIMANA cara mendidik hati, otak, dan tangan (HOT) -istilah lain untuk menulis- yang baik? Apakah ”dipaksa” alias by design atau dibiarkan mengalir, natural. Rasanya, pertanyaan ini cukup sulit dijawab. Sebab, masing-masing mempunyai kelebihan. Tapi, menurut Arswendo Atmowiloto – budayawan yang ketika memimpin sebuah tabloid bilang bahwa menulis itu gampang- jangan dipaksa dan biarkan mengalir apa adanya. Continue reading “Menulis; Mendidik Otak dan Tangan”

Penggusuran dalam sebuah Pentas Teater

Denny Mizhar

Setan ora doyan
Demit ora dulit
Banyak orang mabuk duwit
Njarah milik banyak orang

Dimulai dengan pengucapan mantra di atas, lampu sedikit mulai mencahayai pentas. Berdiri lima patung dan seorang sedang memimpin ritual serta dua orang mengikutinya. Sebuah hal biasa kita jumpai, jika sebagian masyarakat kita, meminta bantuan dukun untuk menyelesaikan permasalahannya. Tetapi yang menjadi sesembahan mereka adalah patung pejuang, dengan adanya ritual tersebut patung-patung tersebut tidak terima. ?Bukannya di lanjutkan perjuangannya tetapi di sembah dengan meminta permintaan-permintaan yang tidak rasional? dialog para patung monumen. Continue reading “Penggusuran dalam sebuah Pentas Teater”

SANG FREE TIKUS

Sabrank Suparno *

Sepanjang lorong –lorong gelap. Lajur ruang sempit, berhias sisi dinding tekstur artefak alami. Selalu dan selalu tak terbatas waktu. Kapan saja selalu dapat berubah corak dan warna. Tiap kali hanyutan air menderas. Lekuk guratan lumpur dan helaian sampah tampilkan artistik tersendiri. Ribuan langkah kaki kecil berderap lalu-lalang. Bertapak-tapak dirampungkannya silih berganti berseliweran. Sesekali melintas di temaram cahaya. Cahya yang terbias menerpa dari cela dan lubang jendela dan genteng kaca. Seolah lampu berderet tertata. Tubuh mungil bertelantingan pulang pergi. Sembari terobos aroma khas suatu tempat. Continue reading “SANG FREE TIKUS”

Bahasa »