Puisi-Puisi Putri Sarinande

Monolog Bulan

hidup kadang lebih menyakitkan, daripada kematian.
namun, terkunci dalam penjara dendam, adalah hal terbodoh untuk dilakukan.
setiap tarikan nafas, adalah panggilan.
pada diri sendiri, yang entah belum, atau tidak ditemukan.

di sudut langit malam entah, bulan berkilau keperakan.
kilaunya redup temaram, sebab tertutup awan.
kau kah itu di sana wahai diri?
adakah kau ingin menemuiku di sini? Continue reading “Puisi-Puisi Putri Sarinande”

Bahasa ยป