PERCINTAAN DENGAN ALAM

Maman S Mahayana
http://mahayana-mahadewa.com/

Sejumlah kritikus sastra yang berorientasi pada pendekatan sosio-kultural, berkeyakinan bahwa karya sastra tidak lahir secara serta-merta. Ia mula-mula sangat mungkin lahir dari sebuah peristiwa sebagai pengalaman selintasan, atau pengalaman melihat, mendengar, merasakan, bahkan sampai pada pengalaman dahsyat yang menakjubkan?menakutkan. Segala pengalaman itu mengeram, menduduki singgasana memori yang tak gampang dihilangkan begitu saja. Ia mengganggu?menggelisahkan. Lalu mengendap dan terus mengikuti segala gerak pikiran dan perasaannya. Continue reading “PERCINTAAN DENGAN ALAM”

Bahasa ยป