RAMAH
bencana makin rajin tiba
menyemai derita
dunia makin tua
makin renta
rentan marah
marah bahaya
aku tak percaya
dunia lebih bijaksana
tambah ramah
seperti padi Continue reading “Puisi-Puisi Samsudin Adlawi”
RAMAH
bencana makin rajin tiba
menyemai derita
dunia makin tua
makin renta
rentan marah
marah bahaya
aku tak percaya
dunia lebih bijaksana
tambah ramah
seperti padi Continue reading “Puisi-Puisi Samsudin Adlawi”
PERTUNJUKAN KE SEKIAN
panggung adalah lautan
kilau lokan nyala ikan
suara ombak telan menelan
ada yang berhasil sampai ke dasar
meski berperan sebagai perahu
tapi bukannya karam Continue reading “Puisi-Puisi Kurniawan Yunianto”
Maman S Mahayana
http://mahayana-mahadewa.com/
Sejumlah kritikus sastra yang berorientasi pada pendekatan sosio-kultural, berkeyakinan bahwa karya sastra tidak lahir secara serta-merta. Ia mula-mula sangat mungkin lahir dari sebuah peristiwa sebagai pengalaman selintasan, atau pengalaman melihat, mendengar, merasakan, bahkan sampai pada pengalaman dahsyat yang menakjubkan?menakutkan. Segala pengalaman itu mengeram, menduduki singgasana memori yang tak gampang dihilangkan begitu saja. Ia mengganggu?menggelisahkan. Lalu mengendap dan terus mengikuti segala gerak pikiran dan perasaannya. Continue reading “PERCINTAAN DENGAN ALAM”
Sehari Sebelum Ke-24
Eternal Reportage
Kepada Do2n
ibarat sebuah undakan
tangga hingar melingkar
satu hari sebelum menuju rumahku
engkau akan menemukan jalan buntu
hutan dan batu yang tak pernah kuberinama
kini menggenapkan peta
merampungkan rute
bagi perjalananku yang lain Continue reading “Puisi-Puisi Bernando J. Sujibto”
Tunas-Tunas
-santrihamasy
karena perihmu masih membelit akar pohonan
kubiarkan tanah ini menyerap lukanya
di langit mungkin matahari selalu muncul dari rasa gelisah,
takut dan kecemasan yang tak pernah selesai
sementara batu-batu itu masih menyimpan
gemuruh laut, tempatmu berjanji menautkan keinginan
pada lempengan waktu yang mengombak
dalam doaku Continue reading “Puisi-Puisi Salman Rusydie Anwar”