Misteri Cinta Einstein

Muhammadun
http://entertainmen.suaramerdeka.com/

ALBERT Einstein, sang jenius satu ini tak pernah lepas dari berbagai isu dan misteri. Menyandang gelar sebagai ilmuan paling cemerlang abad ke-20 mengundang detak kagum semua khalayak ilmuan dunia. Segala gerik-geriknya terus diamati untuk membedah keseluruhan hidup yang dijalani seorang Einstein.

Menggali gerak-gerik Einstein itu tak lain untuk mengungkap kejeniusan yang dimiliki sang maestro ilmuan ini. Banyak sekali penelitian dan kisah fragmen yang menjelaskan ihwal jalan hidup Einstein. Bahkan otak Einstein pun diteliti untuk mengetahui kecepatan kecerdasannya.

Buku ini hadir untuk tampil beda: menguak kisah cinta sang ilmuan. Pilihan kisah cinta yang diangkat penulis menjadikan buku ini bisa menguak nuansa berbeda ihwal Einstein. Pilihan ini sangat menarik, karena sering ilmuan besar mempunyai kisah cinta dan lucu, bahkan kadang konyol. Tetapi keganjilan dalam bercinta kerap berpengaruh besar dalam jejak kehidupan dan keilmuan yang ditekuni. Dari kisah cinta, terkadang kita menemukan kebaruan-kebaruan pemaknaan hidup yang belum ditemukan sebelumnya. Di sinilah letak menarik novel ini.

Philip Sington mengisahkan, 30 tahun setelah kematiannya, surat menyurat rahasia antara sang jenius Albert Einstein dan matematikawan Serbia yang pernah menjadi istrinya, Mileva Maric, terungkap. Itu mengungkap keberadaan seorang anak haram yang terlahir dua tahun sebelum mereka menikah. Elisabeth Einstein, anak itu, dilahirkan pada akhir Januari 1902 di sebuah desa yang pada saat itu masuk wilayah kerajaan Austro-Hongaria.

Dua bulan sebelum Adolf Hitler naik ke tampuk kekuasaan, seorang gadis muda tanpa busana berparas cantik ditemukan dalam keadaan nyaris tewas di sebuah hutan di luar kota Berlin. Ketika gadis itu akhirnya pulih dari koma, dia tidak mampu mengingat apa pun, termasuk namanya sendiri. Satu-satunya petunjuk identitasnya adalah secarik kertas yang terletak di dekat tempatnya ditemukan, berisi pemberitahuan sebuah acara kuliah umum tentang Teori Kuantum oleh Albert Einstein. Koran-koran pun dengan segera menamai gadis itu sebagai ?The Einstein Girl?.

Sington mengungkapkan bahwa seorang psikiater bernama Martin Kirsch telah berusaha keras menyingkap kebenaran di balik kasus ?Pasien E? (Einstein, maksudnya) ini, tetapi lama kelamaan ketertarikan profesionalnya ternyata berubah menjadi rasa cinta kepada sang gadis. Penyelidikan intensifnya kemudian membawanya ke pedalaman Serbia melalui sebuah rumah sakit jiwa di Zurich, tempat ahli waris kejeniusan Albert Einstein ?anak bungsunya, Eduard Einstein? yang tengah menulis sebuah buku yang akan menghancurkan reputasi ayahnya dan sekaligus mengubah dunia.

Seorang Einstein Girl menjadi misteri yang mengguncangkan belahan dunia Eropa. Dalam diri Einstein Girl terdapat darah sang ilmuan dunia yang mengutak-atik wajah pergolakan keilmuan eksakta. Tak pelak, kegemparan kasus ?anak haram? ini menjadikan sang Einstein Girl mengundang misteri khalayak publik.

Benarkah dalam diri bidadari cantik ini benar-benar terdapat wujud genetik sang ilmuan? Misteri inilah, salah satunya, yang membuat Martin Kirsch menjadi ?tergila-gila? dengan sang bidadari kecil ini. Martin bukan sekadar mengejar kecantikannya elok rupawan, tetapi juga mengincar jalan genetika keilmuan Einstein yang dia kagumi.

***

Bergolak dalam berbagai tikungan kepentingan inilah yang membuat kisah cinta mereka semakin memikat dalam novel ini. Di samping itu, sang Einstein Girl juga sadar diri bahwa dirinya, walaupun terlahir sebagai ?anak haram?, melainkan menyimpan gen Einstein yang mengguncang nalar pikir ilmuan dunia.

Dengan kesadaran ini, Einstein Girl tak sembarangan meletakkan dirinya dalam dekapan pelukan lelaki. Terlebih dia juga tahu kalau dirinya terlahir cantik nan jelita. Semua melekat dalam kedirian Einstein Girl akhirnya terjabak dalam kubangan misteri yang diramu sang penulis untuk membuat pembaca semakin penasaran. Einstein Girl memiliki penampakan yang beragam, menggambarkan sebuah dunia Einstein yang penuh ragam yang misterius.

Buku ini ditulis dengan memukau berdasarkan riset yang tekun. Novel ini adalah sebuah misteri tentang cinta kasih dan kegandrungan akan ilmu pengetahuan, sekaligus sebuah perjalanan gelap menuju sisi psikologis yang tak pernah diungkap dari seorang ilmuwan paling cemerlang pada abad ke-20.

Berpijak pada kisah nyata, novel memukau ini berpuncak pada tikungan kuantum yang kisah-kisahnya terus mengejutkan pembaca. Kejutan-kejutan gaya thriller historis yang dihadirkan membuat alur cerita terus dipenuhi beragam misteri yang terus dihadirkan dalam dunia Einstein.

Sekali lagi, Sington dalam novel thriller historis ini telah membawa alam pemikiran kita akan dunia Einstein yang bukan saja bergelut dalam alam teoritikus saja. Sang ilmuan juga manusia. Kisah cinta sang ilmuan menjadi sebuah catatan bahwa kisah cinta yang dijalani ilmuan kerap kali juga sangat berhubungan dengan aktivitas ilmiah yang melingkupi kehidupannya.

Tak pelak kisah cinta sang ilmuah bisa menjadi salah satu referensi melihat beragam jalan hidupnya, sekaligus juga membaca jalan teori yang terus mengalir dari kejeniusannya.

Walaupun demikian, Einstein tetaplah misteri abad ke-20. Kisah cinta dalam diri Einstein menjadikannya justru semakin misterius untus terus digali. Novel ini membantu kita menjelajahi misteri yang makin misterius tersebut.

Judul: The Einstein Girl, Misteri Kisah Cinta sang Ilmuan
Penulis: Philip Sington
Penerbit: Serambi Jakarta
Cetakan: Pertama, Juni 2010
Tebal: 525 halaman
Peserensi: Muhammadun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *