Orang Jawa di Suriname 120 Tahun Lalu

Noor Aini Prasetyawati
http://www.jawapos.com/

TEPAT 9 Agustus, 120 tahun lalu, orang Jawa untuk kali pertama menginjakkan kakinya di Republik Suriname, Amerika Selatan. Mereka dibawa oleh penjajah Belanda dengan kapal selama tiga bulan untuk dipekerjakan sebagai kuli kontrak di perkebunan tebu selama lima tahun. Dalam kenyataannya, sebagian besar dari mereka tak bisa kembali ke Indonesia. Mereka dipaksa untuk menetap di Suriname dan menjalani hidup sebagai budak seperti orang-orang Afrika dan India yang lebih dulu didatangkan. Continue reading “Orang Jawa di Suriname 120 Tahun Lalu”

Perang Sastra di Kandang Buaya

Fahrudin Nasrulloh *
jawapos.com

Situasi sastra di Jatim terkini bergerak dalam tarikan krusial yang kian menyedot huru-hara tak berujung dan meruncing. Hal ini berawal saat Komunitas Salihara Jakarta mengundang enam sastrawan Jatim. Mereka adalah S. Yoga, Timur Budi Raja, Indra Tjahyadi, A. Muttaqien, Mardi Luhung, dan Steffany Irawan. Acara itu berlangsung pada 14 Juli 2010 di markas Salihara dengan tajuk diskusi ”Sastra Indonesia Mutakhir Jawa Timur”. Continue reading “Perang Sastra di Kandang Buaya”

PERSENTUHAN DENGAN TUHAN LEWAT SEMESTA *

Maman S. Mahayana *

Dalam sejarah peradaban umat manusia, hubungan manusia dengan Tuhan selalu diwujudkan lewat berbagai cara; melalui berbagai saluran. Lihatlah masyarakat Yunani kuno yang melakukan pemujaan kepada para dewa melalui pementasan-pementasan drama; perhatikan pula gita puja (hymn; hymne) mereka yang mengagungkan para dewa lewat nyanyian-nyanyian pemujaan; simak pula seruan rohani (invocation) para pujangga yang mengawali karyanya dengan puja-puji dan penghormatan pada kesucian ilahi. Inilah gambaran, betapa hubungan manusia dengan Tuhan atau dengan sesuatu yang Agung menjadi bagian penting dalam refleksi kreatifnya. Continue reading “PERSENTUHAN DENGAN TUHAN LEWAT SEMESTA *”

Menyimak Dunia Sufi dari Syair Goethe

Ignatius Liliek
http://www.suarapembaruan.com/

Penyair dunia asal Jerman, Goethe, memandang kebudayaan Timur sebagai salah satu gerbang yang dapat menghantarkannya mencapai sebuah kebenaran. Ia menghormati Muhammad dan mengidolakan ajaran sufi Hafiz. Syair-syair Goethe ternyata juga mengungkap budaya Timur.

Hal tersebut diungkapkan oleh Agus R Sarjono, penyair sekaligus Ketua Dewan Kesenian Jakarta, yang ditemui saat membacakan puisi karya Goethe, di Goethe Haus Jakarta pada Selasa (26/2) malam. Agus dan Berthold Damshauser, pengamat sastra Jerman ikut membacakan sejumlah puisi Goethe. Sekalipun syair Goethe hidup, gaya membaca Agus dan Damshauser tidak cukup ekspresif. Continue reading “Menyimak Dunia Sufi dari Syair Goethe”

KETIKA CATATAN SEJARAH DIBINGKAI ROMANTISME

Diana A.V. Sasa
http://dianasasa.blogspot.com/

Melihat kepiawaiannya mengaduk-aduk emosi pembaca melalui alur cerita yang runtut dan mengugah dalam Tetralogi Pulau Buru (Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, Rumah Kaca) ?yang ditulis dengan gaya tutur roman-, menilik ketekunan dan kegigihannya dalam menyunting dan menyusun pelbagai sumber sejarah hingga menjadi karya Sang Pemula dan Panggil Aku Kartini Saja-yang merupakan karya non fiksi-, maka buku Jalan Raya Pos, Jalan Daendels nampaknya merupakan sebuah karya yang disusun untuk menggabungkan gaya keduanya tapi justru kehilangan arah penulisan yang jelas. Continue reading “KETIKA CATATAN SEJARAH DIBINGKAI ROMANTISME”

Bahasa ยป