budhisetyawan.wordpress.com
3
bumi ini dibawa ke alam hijau
dan perang tiada
di atas tali-tali kayu berlubang
sumur segala derita,
bersamaan semua berpelukan Continue reading “Puisi-Puisi Ramadhan KH”
budhisetyawan.wordpress.com
3
bumi ini dibawa ke alam hijau
dan perang tiada
di atas tali-tali kayu berlubang
sumur segala derita,
bersamaan semua berpelukan Continue reading “Puisi-Puisi Ramadhan KH”
budhisetyawan.wordpress.com
SURAT KERTAS HIJAU
segala kedaraannya tersaji hijau muda
melayang di lembaran surat musim bunga
berita dari jauh
sebelum kapal angkat sauh
segala kemontokan menonjol di kata-kata
menepis dalam kelakar sonder dusta
harum anak dara
menghimbau dari seberang benua Continue reading “Puisi-Puisi Sitor Situmorang”
Skandal TUK Manipulasi Sejarah Sastra Jatim
Achmad Farid Tuasikal
cetak.kompas.com
“Bila politik menyesaki kehidupan bangsa dan kotoran, maka sastralah yang mampu membersihkannya.” (John F Kennedy).
Tepatnya, apabila politik itu bengkok, sastralah yang meluruskannya. Penyair dan karyanya (sastra) adalah bagian dari sejarah pergerakan bangsanya. Mereka memiliki peran penting dan strategis dalam upaya menjaga dan memompa semangat rakyat dalam melawan kejahatan, seperti penguasa zalim, penindas, korupsi, dan manipulasi. Continue reading “MENIMPALI TULISAN BENI SETIA DAN DWI PRANOTO”
M.D. Atmaja
Luruh Indon memerah ketika tersulut kobaran amarah purba. Orang-orang sibuk mengamati. Menunggu sepasukan bala gempur dikeluarkan dari barak kelurahan. Para orang tua memandang udara dengan mengambang. Mereka masih ingat bagaimana dulu panji-panji dikeluarkan. Diarak-arak ke alun-alun untuk mendengarkan semangat tutur Lurah pertama yang diangkat sebagai raja pertama. Continue reading “Tawur”
Achmad Maulani*
http://www.jawapos.co.id/
BARU-baru ini Kementerian Dalam Negeri merekomendasikan pembatalan sejumlah peraturan daerah (perda) yang dianggap bermasalah. Tak tanggung-tanggung, perda yang direkomendasikan untuk dibatalkan mencapai 1.000 perda. Jumlah tersebut lebih banyak daripada tahun lalu, sekitar 800 perda. Sebelumnya, selama 1999-2006, di antara 5.054 perda yang diterima Kementerian Dalam Negeri, 930 perda bermasalah. Continue reading “Potret Tumpulnya Nalar Politik”