Tidak Biasa, Pamerkan Sedulur Sikep Di Abad 21

J. Totok Sumarno
http://www.suarasurabaya.net/

Masyarakat Samin. Bagaimanakah kehidupan mereka sehari-hari, tak banyak diketahui oleh masyarakat luas. Generasi muda perkotaan yang modern mungkin justru tidak tahu-menahu tentang mereka.

Adanya kontroversi yang beredar di masyarakat umum mengenai komunitas pengikut ajaran Samin yang lebih suka menyebut diri mereka wong sikep, membuat seorang fotografer muda asal Surabaya, PIETER DWIYANTO, tertarik untuk lebih jauh mengenal dan berusaha memahami cara hidup komunitas Samin.

Atas ijin mereka, PIETER DWIYANTO tinggal bersama sedulur sikep selama 1 bulan pada April ? Mei 2006. Selama itu, PIETER mengabadikan kehidupan keseharian mereka.

Pusat Kebudayaan Prancis (CCCL) Surabaya, yang selalu menaruh perhatian pada keberagaman kebudayaan, tertarik untuk mengangkat karya foto PIETER yang menampilkan kehidupan masyarakat agraris Samin ini ke dalam sebuah pameran.

Melalui pameran ini kami berharap agar masyarakat, terutama masyarakat kota besar seperti Surabaya, lebih mengenal masyarakat adat Samin, yang merupakan bagian dari negeri kita yang kaya keragaman budaya ini.

Pameran foto-antropologi Menjadi Orang Samin Saat Ini, mengutip rilis yang diterima suarasurabaya.net, Selasa (19/02) akan diselenggarakan mulai 26 Pebruari hingga 9 Maret 2008 di Galeri CCCL Surabaya.

Seperti apakah komunitas Samin sesungguhnya dan bagaimanakah kehidupan komunitas Samin di abad ke-21 ini? Publik Surabaya mendapat kesempatan istimewa karena kesediaan seorang pengikut Samin, GUNRETNO, untuk berbagi rasa pertamakalinya dengan publik, pada saat pembukaan pameran, Selasa, 26 Pebruari 2008, mulai sekitar pukul 18.30 wib, bertempat digedung CCCL.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *