Ara

Wa Ode Wulan Ratna
kendaripos.co.id

Hampir selama tiga tahun, semua perempuan cantik yang ia lihat di televisi adalah Ara. Sebelumnya, masa-masa sebelum bertemu gadis itu adalah saat-saat tersulitnya. Ia pulang ke Kendari tanpa pernah menyelesaikan akhir kuliahnya saat orang tuanya tewas dalam kecelakaan mobil dan menyisakan dokumen-dokumen warisan kepada pengacaranya. Harta peninggalan keluarganya pun jatuh ke tangannya. Sebuah rumah besar di Kemaraya dan perkebunan cokelat di Puwatu. Continue reading “Ara”

Hasthabrata dan Kepemimpinan Nasional

Agus Wibowo
http://www.suarakarya-online.com/

Dinamika elite politik menjelang pemilu legislatif dan pemilihan presiden (pilpres) menunjukkan fenomena menarik, khususnya tarik-ulur wacana kepemimpinan kaum muda melawan kaum tua. Pihak-pihak yang merasa terancam kedudukannya mencoba membela diri dan mempertahankan posisinya. Persaingan yang timbul terasa kurang sehat lantaran terjadi saling mencari kelemahan lawan dan mengabaikan aspek persatuan dan kesatuan bangsa. Continue reading “Hasthabrata dan Kepemimpinan Nasional”

Cik Mai dan Klimin

TE. Priyono
http://www.kr.co.id/

SETIAP melihat wajah Klimin, Cik Mai selalu membuang muka. Ada rasa jijik campur muak, begitu melihat muka Klimin yang bopeng. Ingin rasanya dia sedapat mungkin menghindar jauh dari laki-laki bertubuh pendek dekil itu. Tapi apa boleh buat, Klimin telah begitu menyatu dengan keluarganya. Laki-laki menjijikkan itu, telah puluhan tahun menjadi bagian dari keluarga besarnya. Continue reading “Cik Mai dan Klimin”

Dua Peziarah

Indra Tranggono
sinarharapan.co.id

ANGIN terasa mati, ketika perahu yang ditumpangi Sureng membelah hamparan air danau. Gerak dayung dua pengemudi perahu mengirim bunyi kecipak ke gendang telinga laki-laki berbadan kurus, berambut lurus dan berwajah tirus itu. Sureng, sambil menyulut rokoknya, menoleh ke belakang, menatap dermaga yang semakin mengecil. Lampu-lampu tampak menggigil. Aroma tembakau beredar di udara sekitar. Dalam keremangan cahaya bulan, seorang wanita, yang sejak perahu itu meninggalkan dermaga duduk terdiam, tampak menutup hidungnya. Continue reading “Dua Peziarah”

Sepeda Tua Pak Yus

Zaki Zubaidi
http://www.sinarharapan.co.id/

Wajah Pak Yus tampak bersungut-sungut, menahan emosi yang kapan saja bisa meledak. Sepeda motor baru itu dituntunnya dengan tergopoh-gopoh. Diletakkan di teras, tepat di bawah sangkar burung beo kesayangannya. Sementara Ribut diam saja melihat ulah bapaknya. Ribut tahu benar, Pak Yus, BapakNya itu kalau sedang marah benar-benar tak bisa diganggu, semua orang bisa kena amarahnya. Continue reading “Sepeda Tua Pak Yus”

Bahasa ยป