Letusan Krakatau di Mata Pribumi

Yurnaldi
http://nasional.kompas.com/

Orang banyak nyatalah tentu, Bilangan lebih daripada seribu, Mati sekalian orangnya itu, Ditimpa lumpur, api, dan abu.

Pulau Sebuku dikata orang, Ada seribu lebih dan kurang, Orangnya habis nyatalah terang, Tiadalah hidup barang seorang.

Rupanya mayat tidak dikatakan, Hamba melihat rasanya pingsan, Apalah lagi yang punya badan, Harapkan rahmat Allah balaskan. Continue reading “Letusan Krakatau di Mata Pribumi”

Mencari Jejak Penulis ‘Syair Lampung Karam’*

Udo Z Karzi, Iyar Jarkasih

GUNUNG Krakatau (Krakatoa, Carcata), 127 tahun lalu, tepatnya 26, 27, dan 28 Agustus 1883 meletus. Banyak catatan dan karya tulis yang kemudian lahir dari peristiwa yang menewaskan tidak kurang dari 36.000 orang ini. Namun, laporan orang asing tentang letusan Krakatau ini lebih menekankan pada aspek geologisnya. Continue reading “Mencari Jejak Penulis ‘Syair Lampung Karam’*”

Bahasa »