SURAT

Yunanto Sutyastomo
http://pawonsastra.blogspot.com/

Saat kami mengerjakan Pawon kali ini, ada beberapa peristiwa penting terjadi. Yang pertama tentu saja perubahan komposisi redaksi Pawon. Yang kedua harga BBM naik, heran masih saja ada kenaikan BBM, dan demontrasi pasti terjadi disana-sini. Kita ternyata masih saja hidup dengan penuh gejolak disana-sisni. Continue reading “SURAT”

PEMBELAJARAN DARI SAYEMBARA

Sani B Kuncoro
http://pawonsastra.blogspot.com/

Mengikuti sayembara penulisan fiksi, serupa mengikuti sebuah lelang tertutup. Peserta tidak akan mengetahui siapa pesertanya, berapa jumlah pengikutnya, apalagi kekuatan peserta lain sebagai lawan tanding.

Berbeda dengan pertandingan olahraga, di mana masing-masing peserta saling berhadapan sehingga bisa saling mengukur kekuatan lawan, sehingga memungkinkan dilakukannya strategi baru ataukah menambah atau menyimpan kekuatan. Maka cara terbaik mengikuti sayembara tersebut adalah dengan mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya sehingga memperoleh hasil maksimal. Continue reading “PEMBELAJARAN DARI SAYEMBARA”

Hal Ihwal Identitas Lampung

Budi Hutasuhut*
Lampung Post, 5 Des 2006

Hal ihwal identitas dalam produk-produk kebudayaan kita, termasuk dalam karya sastra, melahirkan polemik yang tak berkesudahan sejak zaman Sutan Takdir Alisjahbana. Kesimpulan dari setiap polemik selalu saja “tak ada yang bisa disimpulkan” karena semua identitas yang bertebaran di lingkungan masyarakat memiliki argumentasi yang cocok dan pas untuk menjadi representasi nasional. Continue reading “Hal Ihwal Identitas Lampung”

Sejarah Silam dan Romantisme Pesagi

Anton Kurniawan *
http://www.lampungpost.com/

Sebagai muasal, masa silam adalah ibu kandung yang telah melahirkan apa yang kita jalani saat ini. Tak perlu diperdebatkan. Bahkan sang orator, Putra Sang Fajar, Soekarno berkata, “Jangan sekali-kali melupakan sejarah.”

Namun, agaknya derasnya arus zaman serta kuatnya hempasan gelombang modernisasi saat ini memaksa kita lupa sejarah masa silam. Dan bila kita lalai, peristiwa masa lalu yang penuh nilai dan mengajarkan kearifan itu akan ber-balin rupa serupa debu yang lantak di bawah lesat hujan. Tak ada yang mengenangnya. Continue reading “Sejarah Silam dan Romantisme Pesagi”

Pintu Air Jagir

Sungging Raga
http://www.lampungpost.com/

“Karena yang kita lakukan selama ini tidaklah sia-sia.”

SATU

Jadi, jika tubuhmu memang benar telah hanyut di sungai itu, bukan berarti tak ada lagi yang akan menunggumu di pengujung sore di sudut desa ini. Mungkin kau sadar, ketika keheningan yang kau cita-citakan itu mulai kau rasakan, ketika tubuhmu terbelit akar-akar dan daun rumput yang bergerak seragam, kau biarkan kehanyutan itu menjadi semacam doa yang melebihi waktu, kau tempuh kesunyian seperti tanpa beban, tanpa arah, dan hanya menitipkan pesan lewat celah remah dedaunan. Continue reading “Pintu Air Jagir”

Bahasa ยป