Bre Redana: Rekaan Ingatan

Jean Couteau, Warih Wisatsana *
Kompas, 3 Agus 2008

SESEORANG tengah menyaksikan lakon ketoprak Damarwulan. Pada tempat dan saat yang lain, dalam kisah yang berbeda, terlihat pula sang ”aku” duduk menyendiri di salah satu meja. Di tuturan yang tak terkait cerita di atas, ”aku” yang lain terbangun tiba-tiba di ranjangnya….

Memang, mereka semua adalah tokoh rekaan yang hadir dalam kedua buku kumpulan cerita pendek (cerpen) Bre Redana, baik yang terkini, Rex, maupun yang telah cetak untuk kedua kalinya, Urban Sensation. Continue reading “Bre Redana: Rekaan Ingatan”

Menggagas Esensi Sastra

Mohammad Takdir Ilahi*
Seputar Indonesia, 10 August 2008

PERBINCANGAN seputar sastra menjadi topik yang menarik untuk dieksposisikan ke permukaan. Sastra dalam lingkungan masyarakat sudah dikenal dan meluas. Bahkan, di pondok pesantren pun sastra menjadi bagian yang tak terpisahkan dan inheren dalam kehidupan santri.

Secara substansial, sastra adalah hasil karya dan karsa manusia yang dimulai dari inspirasi jiwa dan imajinasi yang tinggi. Continue reading “Menggagas Esensi Sastra”

Postmodernisme dan Krisis Identitas Budaya

Urwatul Wustqo
Seputar Indonesia, 09 August 2008

PERKEMBANGAN postmodernisme sering berkaitan dengan wacana-wacana budaya (cultural studies) yang mulai mengarah pada entitas perilaku, termasuk dalam relasi hegemoni.

Hal ini dapat dipahami,mengingat di Barat sendiri, kelahiran postmodernisme tidak lepas dari ruang sosial, yang berdemarkasi, baik dalam interaksi individu, struktur sosial kenegaraan, maupun di ruang publik. Continue reading “Postmodernisme dan Krisis Identitas Budaya”

Godaan Puisi Dalam Politik

Bandung Mawardi*
Pikiran Rakyat, 23 Agus 2008

KONDISI politik Indonesia mulai masuk dalam dunia kata dan imajinasi. Perdebatan dalam wacana pemimpin tua dan muda menjadi ramai dengan sekian pernyataan politik dalam konstruksi bahasa imajinatif. Puisi menjadi pilihan untuk merumuskan pemikiran atas konsep kekuasaan dengan pertimbangan efek estetika dan sosial-politik. Continue reading “Godaan Puisi Dalam Politik”

Bahasa »