Siapa Bilang VOC Bukan Penjajah?

Muhammad Subarkah
Republika, 11 Juli 2011

TAK cukup menjarah dengan VOC, Pemerintah Belanda juga meminta uang sebesar 1.130.000.000 dolar AS sebagai pengganti pengakuan kedaulatan atas Indonesia.

Pada suatu siang di sekitar tahun 1918 beberapa orang tengah makan di ruang tengah Ketua Syarikat Islam, Umar Said Cokroaminoto, yang terletak di Peneleh Gang 7, Surabaya, sambil menyantap hidangan sekaligus meresapkan pembicaraan politik. Soekarno yang saat itu remaja duduk bersama mereka. Saat itu, Alimin dan Muso juga ikut makan bersama. Continue reading “Siapa Bilang VOC Bukan Penjajah?”

Rekonsiliasi Konflik lewat Sastra

N. Mursidi
Lampung Post, 10 Juli 2011

PASCAPECAH konflik Sambas 1999, berbagai upaya membangun konstelasi rekonsiliasi bisa dikatakan belum berjalan baik. Hubungan sosial kelompok antaretnis yang pernah bersitegang (Madura-Melayu) masih meninggalkan segregasi kuat untuk saling curiga, khawatir, bahkan diliputi kebencian. Warga Madura hingga kini masih tidak bisa kembali ke Bumi Sambas. Rekonsiliasi seperti berhadapan dengan jurang kebekuan. Dengan kondisi memprihatinkan itu, berbagai program digagas dan dicanangkan untuk membuka ruang pertikaian itu mencair kembali. Continue reading “Rekonsiliasi Konflik lewat Sastra”

Y Thendra BP Kagumi Apresiator Tasik saat Bedah Bukunya, Manusia Utama

Sandy A Wahab
http://www.radartasikmalaya.com/

Tidak Berpura-pura ketika Tak Mengerti Puisi.

Sabtu (21/5) malam Teater Kappas SMA Pasundan 2 Tasikmalaya menyelenggarakan bedah buku puisi Manusia Utama karya penyair asal Jogjakarta, Y Thendra BP di SMA Pasundan 2. Bedah buku dihadiri penulisnya. Thendra kagum terhadap apresiator Tasikmalaya. Continue reading “Y Thendra BP Kagumi Apresiator Tasik saat Bedah Bukunya, Manusia Utama”

BURUH MIGRAN INDONESIA DAN SASTRA MENYIMPAN BANYAK PERTANYAAN

Mega Vristian
http://komunitassastra.wordpress.com/

Sastra BMI?

Jujur saya memang tidak bisa berhenti menulis, karena adanya semangat yang tidak pernah pudar. Terlebih lagi adanya faktor keberuntungan. Beruntung karena selama bekerja di Hong Kong menjadi BMI alias babu walau berganti-ganti majikan, menggunakan komputer tidak pernah dilarang. Tentu saja harus tahu aturannya. Continue reading “BURUH MIGRAN INDONESIA DAN SASTRA MENYIMPAN BANYAK PERTANYAAN”

Bahasa ยป